KPU Karangasem, Respon Program Edukasi Pilkada Tanpa Hoax SMSI Bali

banner 120x600
Ketua SMSI Provinsi Bali Emanuwel Dewata Oja (kiri), saat menyampaikan program gerakan edukasi Pilkada Tanpa Hoax dan Tanpa Provokasi ke KPU Karangasem, Jumat (14/8/20)

KARANGASEM,Balifactualnews.com—Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 6 Kabupaten di Bali termasuk di Kabupaten Karangasem, sudah dipastikan dilaksanakan 9 Desember 2020 mendatang.  Menyikapi konstelasi  politik   tersebut, Sarikat Media Siber Indonesia (SMSI)  Provinsi Bali,  ikut ambil bagian dalam mensosialisasi setiap tahapan pelaksanaan Pilkada serentak di Bali, khusnya untuk meminilalisir pontensi peredaran hoax di media sosial.

Penegasan itu disampaikan Ketua SMSI Bali Emanuwel Dewata Oja,  saat melakukan roadshow ke KPU Karangasem, Jumat (14/8/20).  Dalam pertemuan itu, SMSI  juga menyampaikan program Gerakan Edukasi ‘Pilkada Tanpa Hoax, Tanpa Provokasi’.

“Program edukasi ini sekaligus mensosialisasikan Pilkada Serentak di Bali dalam meminimalisir potensi peredaran hoax di medsos. Untuk menekan itu kami mengajak KPU Karangasem untuk bersinergi,” kata pria yang akrab disapa Edo itu.

Politik, kata  Pemimpin Redaksi Ringtime Bali ini, merupakan hoax yang di medsos, disusul unsur SARA dan Kesehatan. Tiga hal tersebut merupakan “mahluk” seksi untuk bisa  dimainkan sebuah isu yang  dan cendrung merugikan banyak pihak.

Pada kesempatan itu, Edo juga menjelaskan terkait latarbelakang organisasi yang menjadi konstituen Dewan Pers itu. SMSI menjadi salah satu konstituen Dewan Pers untuk media online, berdasarkan Surat Keputusan Dewan Pers No 22 Tahun 2020.

Saat ini SMSI Bali memiliki 25 anggota media online dan telah terseleksi. Dengan demikian, lanjut Edo, dari sisi legalitas, media online dibawah bendera SMSI Bali telah memenuhi persyaratan pendirian media online sesuai regulasi pemerintah dan Dewan Pers.

“Organisasi media online cukup banyak tapi yang resmi sebagai konstituen Dewan Pers untuk media online hanya ada 2, yakni, SMSI dan AMSI,” jelasnya.

Ketua Divisi Sosialisasi Partisipasi Pemilih KPU Kabupaten Ni Putu Deasy Karangasem Natalia, didampingi Divisi Hukum  Ngurah Maharjana, mengatakan, dalam tahap Pilkada ini, pihaknya sangat membutuhkan peran media dalam mensosialisasikan program dan kegiatan yang ada.

Dijelaskan, masa pandemi covid-19 seperti sekarang, pergerakan massa sangat terbatas. Sebagai gantinya, KPU menyiapkan materi tahapan Pilkada melalui platform digital. Pihaknya menyambut baik sinergi yang akan dilakukan bersama SMSI Bali.

“Kami disini aktif turun ke tengah masyarakat dalam sosialisasi Pilkada. Kegiatan itu juga terdokumentasi secara digital dan didistribusikan melalui media, baik medsos maupun media cetak dan elektronik,” jelas Deasy.

Deasy menilai, ‘Gerakan Edukasi Pilkada tanpa Hoax, Tanpa Provokasi’ yang diprogramkan SMSI Bali, selaras dengan apa yang dilakukan KPU Karangasem. Sehingga, kedua belah pihak tinggal mematangkan konsep dan teknisnya.

“Kami diminta sosialisasi secara masif tentunya ruang gerak ke masyarakat terbatas, di tengah pandemi seperti sekarang. Kedepan kita programkan kegiatan iklan dan pengumuman melalui media, cuma masih menunggu teknis. Prinsipnya berkeadilan,” jelas Deasy.

Senada dengan Deasy, Ngurah Maharjana mengatakan, pertemuan  dengan SMSI Bali itu  juga akan disampaikan dalam rapat pleno.  “Maaf  Pak Ketua KPU dan dua komisioner yang lain tidak bisa hadir  karena ada tugas  mendadak ke Denpasar. Intinya  Apa yang dibicarakan akan disampaikan pada Rapat pleno minggu depan,” imbuh Maharjana.

Selain Deasy dan Maharjana, pertemua tersebut juga dihadiri Sekretaris I Gusti Bagus Sanjaya, Kasubag Hukum I Gede Suweda, Kasubag Keuangan dan Logistik Agus, Kasubag Program Data Gusti Agung Prihartana dan Tim Sosialisasi Kadek Ari.

Sedangkan dari SMSI Bali dipimpin oleh Ketua Emanuel Dewata Oja, bersama Sekretaris Arif Wibisono, Wakil Ketua bidang Advokasi dan pembelaan I Ketut Joni Suwirya, Bidang Humas Wahyu Siswadi serta Ketut Parwata dan Komang Geria. (tio/bfn)