DENPASAR, Balifactualnews.com – Sempat unggul sampai menit 90 dengan skor 1-2, namun Bali United justeru kalah 2-3 dari Persija pada lanjutan Liga 1 pekan 18 Minggu (15/1) sore. Hasil itu sangat disayangkan namun justeru sangat disayangkan lagi karena muncul kabar jika BRI Liga 1 2022/2023 tanpa degradasi dan Liga 2 serta Liga 3 dihentikan. Ya itulah hasil rapat Anggota Exco PSSI Pusat.
Rasa sangat disayangkan itu diutarakan gelandang bertahan Bali United Brwa Hekmat Nouri, terkait dengan keputusan yang dibuat PSSI Pusat. Dirinya sempat mengunggah story di Instagram pribadinya tentang kemunduran BRI Liga 1 dibandingkan liga-liga lain di Asia Tenggara seperti Thai League, Malaysia Super League, hingga V-League.
Diutarakan Nouri, dirinyamerasa tidak percaya dengan situasi yang ada saat ini dialami persepak bolaan Indonesia. “Sangat tidak percaya. Ini sangat buruk bagi sepak bola Indonesia.Saya bahkan tidak bisa menjelaskannya,” kata Nouri saat dihubungi, Senin (16/1/2023).
Tak hanya itu saja, mantan kapten Timnas Irak ini mengaku jika keputusan yang dibuat PSSI sangat memalukan. “Sungguh memalukan! Apakah sekarang sepak bola Indonesia bisa bersaing dengan negara-negara Asia Tenggara atau justru hanya menjadi sepak bola yang menyenangkan (fun football) saja,” tegas Nouri.
Menpora Zainudin Amali kabarnya juga sudah memberikan pernyataan terkait dihentikannya Liga 2 dan Liga 3 setelah bertemu dengan perwakilan klub Liga 2 di Kantor Kemenpora Jakarta. Dalam pernyataannya di instagram pribadi salah seorang pemain sepakbola Indonesia Hamka Hamzah, dirinya berharap agar Menpora bisa mencarikan solusi terbaik untuk memperjuangkan Liga 2 dan Liga 3 agar bergulir kembali.
Sedangkan pentolan Semeton Bulldog yang merupakan suporter Bali United, Ketut Subudi masih belum bisa memberikan komentar apapun terkait kisruh yang terjadi akibat dihentikannya Liga 2 dan Liga 3 oleh PSSI. “Saya belum bisa berkomentar banyak soal masalah ini,” tutup Subudi. (ena/bfn)













