Media Ciber, Bukan Sekadar Peluncur Press Release

banner 120x600
Hendry Ch Bangun/ Wakil Ketua Dewan Pers

JAKARTA, Balifactualnews.com – Karya jurnalistik  sejatinya adalah karya intelektual, mencerminkan kecerdasan dan sosok jati diri si wartawan, sebagai akumulasi dari pergulatan dalam bidang yang dia tekuni.  Penegasan itu disampaikan Wakil Ketua Dewan Pers, Hendry Ch Bangun,  dalam nukilan yang ditayangkan laman Portal Berita Mimbar Rakyat, Jumat 11 Juni 2021.

Wartawan senior ini menandaskan, bahwa, karya jurnalistik bukan sekadar jajaran kata dan kalimat yang dibuat tanpa hati, tanpa visi, sekadar meneruskan press release, jumpa pers, atau kepentingan orang lain.

“Berita adalah pertemuan kepentingan publik. Didalamnya memuat proses olah rasa dan karsa seorang pekerja lapangan, yang mengerti duduk persoalan sebuah peristiwa,”tegasnya.

Dia menyangsikan karya jurnalistik di media ciber akan dibaca, karena informasinya seragam, susunan katanya tidak berbeda, sudut pandangannya senada, pilihan katanya itu-itu saja seperti telah disajikan media yang lain sebelumnya.

Bukan itu saja,  Hendry Ch Bangun, juga meragukan karya jurnalistik media ciber akan menarik minat pembaca, ketika ulasan yang dibuat wartawan tidak ada pengayaan, tidak tertunjukkan pengetahuan, pengalaman, kedalaman dan keluasan wawasan.

“Sekali lagi, karya jurnalistik media ciber bukan sekadar sebagai peluncur press release atau berita jumpa pers, tapi memberi informasi mereka yang tidak tahu dan  mendidik mereka yang tidak faham,”pungkasnya. (*/tio/bfn)