KARANGASEM, Balifactualnews.com—KONI Karangasem kini memiliki ketua baru, setelah dalam Musorkab yang digelar, Minggu (30/4) semua Pengkab memilih secara aklamasi I Gede Suadi sebagai Ketua KONI Karangasem yang baru masa bhati 2023-2028, sekaligus menggantikan I Nengah Toya karena masa jabatannya sudah berakhir.
Dikonfirmasi Senin (1/5), Suadi yang sebelumnya juga sempat menahkodai organisasi olahraga di Gumi Tanah Aron tersebut, menyampaikan terima kasih kepada semua Pengkab yang telah memberikan kepercayaan dan mensupport untuk kembali memimpin KONI Karangasem.
“Kepercayaan diberikan kepada saya adalah semua amanah, semoga saya bisa melaksanakan amanah ini dengan sebaik-baiknya,untuk kemajuan dan perkembangan olahraga di Karangasem,” ucap Suadi.
Pasca terpilih, Suadi belum mau menggeber program KONI yang akan dijalankan kedepan. Alasannya, saat ini pihaknya masih fokus dalam pembentukan pengurus.
“Program memang belum dirancang, tapi saya sudah memiliki beberapa yang dijalankan nanti. Dan, program ini akan saya sampaikan setelah pengurus sudah terbentuk. Intinya saat ini kami sedang berupaya untuk menyamakan persepsi dalam membangun olahraga Karangasem yang lebih baik lagi melalui slogan mewujudkan Karangasem Era Baru yang berprestasi,” katanya.
Menurut Suadi, langkah-langkah yang akan diambil dalam mewujudkan slogannya itu, yakni membangun lima pilar dengan mengkolaborasikan semua kekuatan di Karangasem, mulai dari atlet, pelatih, pengurus, pihak ketiga yang peduli olahraga serta Pemerintah Kabupaten Karangasem sendiri.
“Bersatunya lima pilar ini dengan menumbuhkan rasa bela dalam diri sendiri, saya optimis mampu memperbaiki prestasi olahraga di Karangasem. Meskipun belum bisa dilakukan secara singkat, namun setidaknya bisa untuk jangka panjang. Mendukung prestasi ini, kami akan melakukan klasifikasi cabor, mulai dari permainan, seni, tarung dan yang lainnya,” ungkapnya.
Sementara itu, Bupati Karangasem, I Gede Dana, berharap, Ketua KONI yang baru bisa menjadi manager handal dan mampu meningkatkan prestasi olahraga hingga bisa mengharumkan nama Karangasem dalam even olahraga di Provinsi Bali dan melahirkan atlet-atlet olahraga prestasi.
“Ada banyak PR yang harus diselesaikan, diantaranya perbaikan pembinaan dan perbaikan sarana olah raga atau venue yang sangat dibutuhkan para atlet untuk pemusatan latihan. Porprov tahun lalu atlet kita banyak yang pindah dan membela kabupaten lain, saya berharap Ketua KONI yang baru bisa mengatasi persoalan ini,” tegas Gede Dana. (tio/bfn)
