Nengah Swadi Calon Kuat Dampingi Gede Dana di Pilkada Karangasem

nengah-swadi-calon-kuat-dampingi-gede-dana-di-pilkada-karangasem
banner 120x600

KARANGASEM, Balifactualnews.com–Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) sudah melakukan utak-atik calon Bupati dan Wakil Bupati untuk maju dalam Pilkada Serentak, 27 November mendatang.  Di Karangasem, Karangasem, partai kepala banteng moncong putih  dalam lingkaran, itu dipastikan kembali merekomendasikan Gede Dana sebagai calon petahana untuk melanjutkan kepemimpinannya di Gumi  Lahar 5 tahun kedepan. 

Selain karena  sebagai Ketua DPC Banteng Tanah Aron dan menjadi Bupati Karangasem yang masih aktif, elektoralnya yang terus meningkat membuat Ketua Umum Megawati Soekarnoputri memberikan tiket kepada politisi asal Desa Datah, Kecamatan Abang, itu maju dalam kontestasi  tahun ini. 

Desas desus di internal PDI Perjuangan Bali, menyebutkan, tiket sebagai calon petahana Bupati Karangasem sudah aman berada dalam genggaman Gede Dana, namun untuk posisi wakilnya masih bergerak dinamis. Tiga calon wakil  Bupati menjadi pendamping Gede Dana ( dua orang diusulkan dan 1 orang mendaftar sendiri, red), yakni I Wayan Suastika ST (kader sekaligus Ketua DPRD Karangasem) dan I Nengah Swadi (tokoh masyarakat/independen) yang diusulkan dalam rapat internal DPC PDI Perjuangan, serta I Nyoman Ngurah Purwa Arsana (kader/ anggota DPRD Provinsi Bali) yang mendaftarkan diri nyalon menjadi pendamping Gede Dana, bersaing ketat untuk mendapatkan tanda tangan Bu Mega. 

Tiga nama calon pendamping Gede Dana  yang sedang digodok DPP,  saat ini kabarnya sudah mengerucut dan mulai mengarah kepada nama I Nengah Swadi, seorang Notaris asal Desa Tulamben, Kecamatan Kubu. 

Terhadap kabar itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Karangasem, I Gede Dana dengan tegas mengatakan, bahwa, DPP PDI Perjuangan masih melakukan proses kandidasi calon Kepala Daerah yang berlaku serentak di seluruh Indonesia, termasuk di Karangasem. 

“DPP belum memunculkan nama-nama yang direkomendasi. Sampai saat  masih dinamis dan kami   di daerah diperintahkan untuk melakukan komunikasi politik dengan parpol lain,” kata Gede Dana dikonfirmasi melalui sambungan telepon selulernya, Senin (3/6/2024). 

Sementara itu, I Nengah Swadi menanggapi santai isu liar terkait namanya dimunculkan menjadi satu-satunya calon kuat mendampingi Gede Dana dalam Pilkada Karangasem nanti.  Sebagai tokoh masyarakat yang muncul dari kalangan independen dia mengaku sangat menghormati proses kandidasi yang saat ini sedang dijalankan PDI Perjuangan. 

“Saya  ingin yang pasti-pasti saja. Masak kabar begitu saja ditanggapi serius? Intinya saya merasa terhormat dan bangga sudah diusulkan dalam proses kandidasi Pilkada dilakukan DPC PDI Perjuangan Karangasem. Kalau memang DPP menghendaki (merekomendasi) saya sangat siap mendampingi Pak Gede Dana dalam Pilkada nanti,” pungkas Swadi. (tio/bfn)