Utama  

Pasien Sembuh Positif Covid-19 di Karangasem, Tunjukan Trend Membaik

*Dari 20 Kasus, 12 orang Sudah Sembuh, 8 Orang Masih Dirawat


KARANGASEM, Balifactualnews.com—Tingkat kesembuhan pasien positif Covid-19 di Karangasem terus menunjukan trend membaik. Bahkan dari  20 kasus pasien positif  yang   ada, sampai, Sabtu (10/5/20) 12 orang pasien positif dinyatakan sembuh, dan 8 orang  lainnya masih menjalani perawatan di Denpasar.

Terbaru dua pasien positif yang dinyatakan sembuh  berasal dari  Lingkungan Padangkerta Kaler, Kelurahan Padangkerta, Kecamatan Karangasem.   Kabar baik pasien sembuh dari Lingkungan Padangkerta Kaler ini melengkapi angka pasien positif sebelumnya, yakni PMI asal Desa Bebandem dan satu orang lagi pasien positif transmisi lokal  asal Desa Bungaya Kangin, Kecamatan Bebandem.

Koordinator Kesehatan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Kabupaten Karangasem, dr I Gusti Bagus Putra Pertama MM, mengatakan, kendati tingkat kesembuhan pasien positif terus menunjukkan trend membaik, namun pihaknya tetap menghimbau  agar masyarakat Karangasem  tetap waspada dan semakin meningkatkan kedisiplinan terutama dalam menggunakan masker.

“Astungkara, pasien sembuh terus menunjukan trend bagus. Dari 20 kasus yang ada, 12 orang sudah sembuh. Saat ini tinggal 8 orang yang masih menjalani perawatan,” ucapnya.

Bagus Pertama menegaskan pentingnya masyarakat selalu menggunakan masker khususnya di tempat terbuka dalam menghadapi pandemi Covid-19, karena  penggunaan masker memiliki dua (2) fungsi.

“Pertama, bagi yang sakit (batuk dan flu) maka percikan/ droplex akan tertahan oleh masker yang menyebabkan percikan itu tidak akan keluar dan mengenai orang lain. Kedua, penggunaan masker bagi yang sehat maka akan terhindar (terutama pada wajah bagian hidung, mulut dan mata) dari percikan dari orang lain,” jelasnya.

Sementara  itu, menghindari penularan Virus Corona, pihaknya juga terus mengeluarkan himbauan agar  masyarakat rajin untuk mencuci tangan menggunakan sabun pada air mengalir. Menueutnya penyebaran virus yang menempel pada benda tertentu yang kemudian  disentuh dan menempel pada tangan,  akan lebih mudah larut melalui sabun dan air mengalir.

“Hindari menyentuh bagian wajah terutama hidung, mulut dan mata setelah menyentuh benda tertentu dan sebelum mencuci tangan. Karena tiga indera dalam tubuh kita tersebut akan memudahkan bagi virus corona untuk masuk ke tubuh,” pesannya. (tio/son/bfn).