DENPASAR, Balifactualnews.com – Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Panahan Junior yang baru saja selesai di Sleman, Yogyakarta ternyata memberikan pelajaran penting dan berarti untuk diserap oleh para pemanah putra dan putri Porprov Denpasar. Para pemanah junior Denpasar yang akan tampil di Porprov Bali XV/2022 nanti bahkan ada yang meraih medali emas dan perak.
Menurut Wakil Ketua I Pengkot Perpani Denpasar Infithar Fajar Putra, para Srikandi dan Arjunanya yang menghuni tim panahan Porprov Denpasar ditarget raihan 7 medali emas lainnya. Tapi itu bisa bertambah menjadi 9 medali emas karena ada tambahan nomor pertandingan yang memperebutkan 4 medali emas lagi.
“Perpani Denpasar memang membidik predikat juara umum. Dan para pemanah putra dan putri Denpasar yang tergabung di tim Bali pada Kejurnas Junior baru-baru ini memang tidak dibebani target medali. Tapi kenyataannya, ada pemanah Denpasar yang mampu mempersembahkan medali emas dan perak. Kami semakin optimis dengan target kami di Porprov Bali 2022,” kata Fajar Putra di Denpasar, Rabu (26/10/2022).
Disebutkannya, ada hikmah yang bisa diperoleh dari Kejurnas Junior lalu yang akan diterapkan pada latihan rutin di Lapangan Panahan Perpani Denpasar di Kawasan Lapangan Kompyang Sujana Denpasar.
“Hikmah itu yakni khusus untuk nomor Recurve dan Compound ternyata hujan-hujan bisa tetap latihan karena di Kejurnas Junior lalu, meski hujan untuk nomor Recurve dan Compound tetap dipertandingkan saat hujan. Artinya di dua nomor itu hujan tak merusak busur atau lainnya, sementara pemanah Denpasar kalau Latihan saat hujan selalu berhenti. Kecuali untuk nomor nasional memang tidak boleh kena hujan untuk menghindari peralatan rusak,” tegas pria yang juga Sekretaris Umum (Sekum) Pengprov Perpani Bali itu.
Para pemanah Denpasar yang meraih medali di Kejurnas lalu disebutkan Fajar Putra diantaranya, Kadek Hita Gyanda Rasputri meraih medali emas di eliminasi compound putri U-18 dan medali perak di kualifikasi compound putri U-18 serta di beregu putra nomor nasional yakni Adhinata Bujangga dan Aldi Taufikurrohman Al Hajj serta Dwipa Erick Chubei Ardani. (ena/bfn)













