KARANGASEM, Balifactualnews.com—Pemkab Karangasem seperti tak berdaya dalam mengatasi penyebaran Covid-19 di wilayahnya. Ini terlihat dari terus bertambahnya kasus positif yang ada. Bahkan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Kabupaten Karangasem, Rabu (29/7/20) hari ini mencatat ada tambahan 28 kasus positif.
Koordinator Kesehatan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Kabupaten Karangasem, dr I Gusti Bagus Putra Pertama, mengatakan, tambahan 28 kasus baru tersebut tersebar di lima kecamatan di Karangasem dan semuanya adalah tranmisi lokal.
Dia menjelaskan di Kecamatan Karangasem ditemukan ada 22 kasus positif. Rinciannya Kelurahan Subagan (5 Kasus), Kelurahan Karangasem (3 Kasus), Desa Tegallinggah (3 Kasus), Desa Pertima (7 Kasus), Desa Bukit (1 Kasus), Kelurahan Padangkerta (1 Kasus), Desa Seraya Tengah (2 Kasus).
Selain di Kecamatan Karangaasem, dua kasus baru positif Covid-19 juga ditemukan di Kecamatan Bandem. Masing-masing satu kasus ada di Desa Bebandem dan satu kasus lagi ada di Desa Bungaya.
Dikecamatan Kubu dan Kecamatan Abang masing-masing ditemukan 1 kasus dan 2 kasus, yakni Desa Dukuh, Kubu (1 kasus), Desa Kesimpar (1 Kasus), Desa Labasari (1 Kasus). Sementara di Kecamatan Manggis ditemukan satu kasus, yakni di Desa Antiga.
Gugus tugas juga merilis tambahan pasien positif yang sudah dinyatakan sembuh, hari ini pasien sembuh berjumlah 2 orang. Masing-masing berasal dari Desa Nawa Kerti, Kecamatan Abang, dan berasal dari Desa Duda Timur, Kecamatan Selat.
“Saat ini terkonfirmasi positif yang masih menjalani perawatan berjumlah 68 (enam puluh delapan) orang, yang semuanya merupakan kasus transmisi lokal,” ucap pria yang juga sebagai Kadis Kesehatan Karangasem itu.
Dikatakan, dari data yang ada ada terdapat 55 Desa yang sudah terpapar Covid-19 dari 78 Desa / Kelurahan yang ada. “Semua kasus positif yang ada 50 desa terjadi akibat kasus transmisi lokal,” jelasnya. (tio/son/bfn)
KARANGASEM, Balifactualnews.com — Dugaan praktik “permainan kubikasi” dalam pengangkutan material di Karangasem mulai terkuak. Panitia Khusus (Pansus) I…