Pencurian Sapi Sasar Desa Ban, Polisi Dalami Rekaman CCTV

pencurian-sapi-sasar-desa-ban-polisi-dalami-rekaman-cctv
Dua ekor sapi betina milik Alit hilang dari kandangnya

KARANGASEM,Balifactualnews.com—Kasus pencurian sapi yang sempat meresahkan petani di Desa Pempatan, Kecamatan Rendang, kini pindah ke Banjar Daya, Desa Ban, Kecamatan Kubu, Karangasem. Kasus ini merupakan kali kedua di tahun 2023.

Informasi yang dihimpun, Kamis (23/2/2023) menyebutkan, kasus pencurian sapi milik I Wayan Alit terjadi Rabu (22/2/2023) pagi hari. Tapi 8 jam berselang, tepatnya pukul 12.00 Wita, korban baru melaporkan kejadian itu ke pihak berwajib.

Dua ekor sapi betina milik korban dari kandangnya. Alit bersama keluarganya sudah sempat melakukan upaya pencarian, namun dua ekor sapi yang harganya sekitar Rp14 juta (Rp7 juta per ekor), tak berhasil ditemukan.
“Saya mendapatkan informasi dari masyarakat, bahwa dari rekaman CCTV di wilayah Rendang, ada kendaraan Pick Up warna Putih, mengangkut dua ekor sapi yang diduga sapi milik korban,”kata Perbekel Desa Ban, I Gede Tamu Sugiantara, dikonfirmasi siang tadi.

Ada dugaan, pencuri melakukan aksi malam hari. Lokasi rumah dengan kandang sapi yang berjauhan menjadi alasan kuat pelaku dengan mudah bisa menjalankan aksinya.
Kapolsek Kubu AKP Ida Bagus Astawa, membenarkan adanya laporan warga Banjar Daya, Desa Ban kehilangan dua ekor sapi betina. Terhadap laporan itu, pihaknya sudah turun melakukan olah TKP ke kandang sapi milik korban.

“Pelakunya masih kami selidiki. Informasi terkait rekaman CCTV di wilayah Rendang juga kami dalami. Saat ini kami berani berspekulasi, hasil olah TKP menunjukkan, bahwa pelaku dengan mudah membawa kabur dua ekor sapi milik korban disebabkan jarak kandang jauh dari rumah dan permukiman warga,” pungkasnya. (tio/bfn)