Prestasi di Bandung, Karateka PON Bali Tetap Evaluasi

prestasi-di-bandung-karateka-pon-bali-tetap-evaluasi
Ket Foto : Aditya Putra Thama (kedua dari kiri) dan pengurus Pengprov FORKI Bali. Foto : bfn/ena
banner 120x600

DENPASAR, Balifactualnews.com – Meski para karateka PON Bali prestasi stabil ditengah persiapan menghadapi PON XXI/2024 di Aceh dan Sumatera Utara (Sumut) yang akan dilangsungkan pada September 2024 nanti, namun tetap akan dilakukan evaluasi. Contohnya pada prestasi terakhir yang diraih karateka PON Bali yakni di Dasril Muchtar Cup Bandung baru-baru ini dengan membawa pulang ke Bali 5 medali emas namun koreksi akan tetap dijalankan.

Diakui pelatih karateka PON Bali Aditya Putra Thama, saat kejuaraan tersebut Balimenurunkan 18 karateka terbaiknya yakni karateka PON Bali juga para karateka pelapisnya selama ini.

“Para karateka Bali membawa pulang 5 medali emas, 2 perak dan 5 perunggu. Kejuaraan itu sendiri juga dijadikan ajang uji coba bagi karateka PON Bali ditengah-tengah TC Desentralisasi KONI Bali,” tegas Aditya Putra Thama di Denpasar, Selasa (28/5/2024).

Kendati begitu, pelatih karateka di PON XX/2021 lalu di Papua itu tak memungkiri meski berprestasi namun semua karateka tak hanya karateka PON Bali saja namun juga pelpisnya, termasuk yang meraih medali atau tidak akan tetap dievaluasi total.

“Ibaratnya walaupun karateka itu meraih medali emas sekalipun kan pastinya masih ada juga kelemahan atau kekurangan meski sifatnya tidak banyak, apalagi yang tidak meraih medali. Jadi semuanya akan kami benahi sehingga kelemahan atau kekurangan itu tertutupi. Utamanya karateka PON Bali yang akan turun di PON 2024 nanti,” tambah Aditya Putra Thama.

Kini evaluasi performa atlet diakuinya sudah berjalan dan proyeksinya akan dilakukan simulasi pertandingan termasuk kembali mengadakan uji coba dengan karateka di Bali maupun dari luar daerah.

“Uji coba itu penting karena tak hanya untuk atlet saja dengan tujuan mengukur perkembangan dari hasil latihannya namun juga para pelatih bisa memantau terkait karateka rival dari provinsi lainnya yang nantinya juga berlaga di PON 2024,” terangnya.

Aditya Putra juga meminta kepada karateka PON Bali agar tetap mewaspadai performa karateka dari provinsi lain. “Intinya kami selalu mengingatkan para karateka PON Bali agar tidak lengah saat bertanding mengikuti kejuaraan karateka open. Tujuannya agar karateka Bali selalu fokus dan konsentrasi di setiap pertandingan yang dilakoni termasuk di PON 2024 nanti. (ena/bfn)