Utama  

Satu Lagi, Pasien Positif Covid-19 Asal Bungaya Kangin, Dinyatakan Sembuh

I Gede Darmawa, Pj Sekda Karangasem sekaligus Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Kabupaten Karangasem. (foto: paramitha)

KARANGASEM Balifactualnews.com — Pasien positif Covid-19 asal Karangasem sejatinya sudah banyak yang sembuh, kendati demikian, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 , baru mengumumkan yang sembuh empat orang. Satu diantaranya, pasien positif transmisi lokal dari Desa Bungaya Kangin, Kecamatan Bebandem.

Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Kabupaten Karangasem, I Gede Darmawa, dikonfirmasi, Rabu (29/4/20) membenarkan hal itu. “Dari tiga orang yang sembuh sekarang ada tambahan satu pasien lagi yang sembuh. Dia masih ada hubungan keluarga PMI dan menjadi kasus kedua yang ada di Desa Bungaya Kangin,” ucap Pejabat Sekda Karangasem itu.

Sebelumnya, lanjut Darmawa pasien yang sudah dinyatakan sembuh berjumlah tiga orang dan sekarang masih menjalani karantina di hotel. Mereka adalah Pekerja Migran Indonesia (PMI). Satu orang dari dari Desa Bungaya Kangin, Kecamatan Bebandem, satu orang dati Desa Bugbug, Kecamatan Karangasem, dan  satu orang lagi dari Desa Datah, Kecamatan Abang.

Tiga PMI itu sebelumnya melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing dan mereka terdeteksi positif  Covid-19, transmisi luar, dan sekarang sudah dinyatakan sembuh. Sementara itu Pasien positif  pertama di Kelurahan Padangkerta juga dikabarkan sudah sembuh. Hasil Swab yang di sebar prajuru Desa Adat Padangkerta, pasien wanita berusia 63 tahun itu dinyatakan  sudah sembuh alias negatif terpapar Covid-19. Kendati ada sebaran seperti itu, namun pihak gugus belum berani mengumumkan karena yang bersangkutan masih menjalani perawatan di rumah sakit rujukan di Denpasar.

“Test Swab terakhir pasien positif pertama di Padangkerta hasilnya memang sudah negatif, tapi masih perlu pemulihan lagi. Kondisinya saat ini sudah bagus dan terus membaik,” ucap Darmawa.

Semakin meningkatnya kasus transmisi lokal terjadi di Karangasem, kata Darmawa, Pemerintah Kabupaten Karangasem dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19,  terus bergerak untuk melakukan langkah-langkah pencegahan. Upaya yang dilakukan berupa sosialisasi dan himbauan kepada masyarakat agar menghindarkan diri dari perkumpulan orang banyak serta tetap disiplin untuk menggunakan masker, jaga jarak, rajin mencuci tangan dengan sabun pada air mengalir, dan penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

“Hal ini dilakukan karena semata-mata kita semua tidak ada yang tahu siapa yang sebenarnya positif terinfeksi. Kami juga berharap Satgas mulai di tingkat kecamatan, tingkat Desa dan Satgas Gotong Royong yang ada di masing-masing desa adat untuk selalu mendisiplinkan warganya, terutama tidak lagi menyepelekan himbauan dan instruksi yang dikeluarkan pemerintah, mengingat kasus positif transmisi lokal di Karangasem terus mengalami peningkatan,” harapnya.

Darmawa juga mengaku sangat mengapresiasi terhadap kinerja Satgas baik di tingkat  kecamatan, desa dan desa adat yang sudah saling bahu membahu dalam penanganan pandemi covid-19 ini.  “Satgas di kecamatan sampai satgas yang ada di desa adat semuanya sudah bekerja dengan baik, tapi kerja yang sudah bagus ini perlu ditingkatkan dengan mengupayakan menjaga kedisiplinan masyarakat dalam pencegahan penyebaran Virus Corona ini,” tandas Darmawa. (tio/son/bfn)