Selasa Besok, Aji Kalbu Pribadi Sah Kajari Karangasem

Kajari Karangasem, Aji Kalbu Pribadi SH.MH

KARANGASEM,Balifactualnews.com—Kejaksaan Negeri (Kejari) Karangasem, akhirnya memiliki pimpinan yang definitif, setelah hampir  tiga bulan  mengalami kekosongan, karena pejabat sebelumnya di mutasi ke Kejaksaan Agung.

Tapi, kekosongan jabatan di Kejari Karangasem itu,  kini mulai terisi. Adalah Aji Kalbu Pribadi SH.MH yang dipercayakan untuk mengisi jabatan kosong pada korp Adhyaksa di gumi Tahan Aron, dan akan menjalani pelantikan di  Kejati Bali, Selasa (Selasa (8/12/20), besok.

Pejabat kelahiran Subang  16 Desember  tahun 1978 ini,  sebelumnya menduduki jabatan sebagai Kabag TU Kejati Bali. Sebelum  ditugaskan menjadi Kajari Karangasem difinitif, mantan  Pemeriksa Keuangan Inspektur IV pada Jaksa Agung Muda pengawasan ini ditugaskan menjadi Plt Kajari Karangasem sejak 12 Okbtober 2020 lalu, tujuannya untuk membenahi sistem yang ada.

“Ya besok saya   mulai ditugaskan secara definitif di Karangasem. Ada beberapa PR yang harus segera  kita selesaikan,”  kata  mantan Kasi Eksekusi dan Eksaminasi pada Aspidsus Kejati Jabar ini, Senin (7/12/20).

Mantan  Kasi Pidum Kejari Palembang ini menambahkan, PR  yang harus segera diselesaikan itu, berkaitan dengan beberapa kasus korupsi yang   masih menggantung dan belum memiliki kekuatan hukum tetap. Selain itu,   ada juga dugaan kasus penyelewengan anggaran pemerintah yang kini sedang di dalami.

“Kedepan, satu per satu  kita akan selesaikan tunggakan kasus-kasus ini, sehingga semuanya akan menjadi kelar,” kata mantan  Kasi TPUL Aspidum Kejati DKI Jakarta itu.

Selama satu bulan lebih menjabat sebagai Plt Kajari Karangasem, Aji Kalbu Pribadi, sangat disegani baik oleh pegawai maupun para Jaksa disana.   Penampilannya yang low profil  dan   bersahaja, menghasilkan beberapa program terobosan kemanusiaan. Salah satunya adalah program Jaksa Peduli Bencana di tengah pandemi Covid-19, yang mulai berjalan sejak mantan Kasi Pidsus Kejari Karawang, bertugas sebagai Plt Kajari Karangasem.

“Program-program yang  berhasil kita jalankan ini, tidak terlepas dari peran pegawai dan para Jaksa yang saling bahu membahu   untuk membantu  meringankan beban masyarakat yang terkena bencana. Kedepan program ini akan terus kita lanjutkan, sebab tugas kita (Jaksa) tidak hanya sebagai pelayanan hukum kepada masyarakat, tapi memiliki kewajiban untuk peduli kepada masyarakat yang terkena musibah bencana,” pungkas mantan Kasi Pidum Kejari Muaraenim, ini. (tio/bfn)