Sertifikat New Normal Datang, IHGMA Langsung Kunjungi Museum Pustaka Lontar

Didampingi Bendesa Adat Penaban I Nengah Suarya dan Ketua  Pokdarwis Desa Wisata Dukuh Penaban I Nengah Sudana Wiryawan, Rombongan IHGMA dengan seksama mengamati tumpukan lontar  yang dijejer dalam sebuah pameran di Museum Pustaka Lontar Dukuh Penaban, Kelurahan Karangasem, Minggu (12/7/20)

KARANGASEM, Balifactualnews.com— Indonesia Hotel General Manager Association (IHGMA) mengunjungi Museum Pustaka Lontar,  Desa Adat Dukuh Penaban, Kelurahan Karangasem. Kunjungannya itu bersamaan dengan   datangnya Sertifikat New Normal   dari Pemkab Karangasem,  yang diserahkan Wakil Bupati Wayan Artha Dipa bersama Sekda Karangasem I Ketut Sedana Merta,  Minggu  (12/7/20).

Kunjungan  IHGMA ke Museum Pustaka Lontar  Dukuh Penaban, boleh dikatakan sebagai kunjungan yang sangat istimewa. Pasalnya  kunjungan tersebut  dilakukan saat pemerintah sudah mengeluarkan sertifikat New Normal sebagai syarat Museum Pustaka Lontar sudah layak dikunjungi untuk umum.

“Ini adalah kunjungan yang sangat istimewa, apalagi yang datang adalah  perkumpulan dari general manager hotel,” ucap Bendesa Adat Dukuh Penaban I Nangah Suarya, usai menerima kunjungan IHGMA, sore tadi.

Didampingi Ketua Pokdarwis Desa Adat Dukuh Penaban, I Nengah Sudana Wiryawan,  Suarya menyambut gembira kedatangan sertifikat New Normal dan  kunjungan awal dari HIGMA   yang dipimpin Nyoman Astama SE, MM.CHA  bersama Wakil Ketua IHGMA I Ketut Swabawa, CHA, I Wayan Muka, CHA dan rombongan itu.

Pantauan di lapangan, tiba di Museum  yang asri dengan  alam terasering , rombongan  diwajibkan untuk cuci tangan dan cek suhu tubuh. Rombongan diterima  langsung Bendesa Adat Dukuh Penaban sekaligus  menjelaskan tentang Perkembangan Museum dan kegiatan selama pandemi Covid 19. Bukan hanya itu, rombongan juga di berikan pengetahuan tentang cara membuat kertas daun lontar sebelum dijadikan media tulis. Usai mendapatkan penjelasan terkait perkembangan museum, rombongan lantas diajak menuju tempat Pameran Lontar dan tempat belajar membaca dan menulis aksara Bali.

“Kami sangat berterimakasih atas kunjungan ini. Semoga berkesan  dengan   ikon Desa Wisata Dukuh  Penaban   berupa Museum Pustaka Lontar,” ucap Suarya.

Suarya berharap, kunjungan IHGMA tersebut  bisa  menjadi motivasi untuk pulihnya kembali sektor Pariwisata dengan tatanan era baru yang dilengkapi dengan protokol kesehatan.  “Mudah-mudahan kunjungan IHGMA ini  bisa menjadi tunggak baru terhadap  perkembangan pariwisata di Karangasem, khususnya Desa  Wisata Dukuh Penaban di tengah menghadapi situasi Covid-19   seperti saat ini,” jelasnya.

Sementara itu, ketua rombongan IHGMA I Nyoman Astama, memberikan apresiasi tinggi atas kerja keras Pokdarwis dan masyarakat Desa Adat Dukuh Penaban  dalam  memberdayakan masyarakat untuk mengelola DTW  yang ada di desa tersebut.

“Kami sangat mengapresiasi atas semangat kerama Desa Adat Dukuh Penaban dalam membangun  Desa Wisata dengan ikon adiluhung berupa Museum Pustaka Lontar,” ucap Astama.

Sebagai bentuk dukungannya IHGMA memberikan donasi terkait keberadaan Museum Lontar tersebut. Bantuan yang disalurkan itu bertujuan untuk membantu peningkatan pelayanan dan kwalitas Museum Pustaka Lontar kedepan. Bantuan diserahkan langsung Ketua IHGMA I Nyoman Astama, SE, MM, CHA dan diterima oleh Bendesa Adat Dukuh  Penaban I Nengah Suarya di ruang pameran Lontar. (tio/bfn)

Exit mobile version