Sinergitas Dikdukcapil Buleleng dengan KPU Jelang Pemilu 2024

sinergitas-dikdukcapil-buleleng-dengan-kpu-jelang-pemilu-2024
Kepala Disdukcapil Made Juartawan dan Putu Arya Suarnata sebagai Ketua Divisi Pendidikan Pemilih dan SDM KPU Buleleng saat menjadi narasumber Podcast Bincang Kominfo, pada Selasa (5/12/2023).

BULELENG, Balifactualnews.com – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Buleleng dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Buleleng secara intens membangun kolaborasi dan sinergi dalam menuntaskan masalah data pemilih Pemilu 2024. Kolaborasi ini disambut baik dari kedua belah pihak antara Kepala Disdukcapil Made Juartawan dan Putu Arya Suarnata sebagai Ketua Divisi Pendidikan Pemilih dan SDM KPU Buleleng saat menjadi narasumber Podcast Bincang Kominfo, pada Selasa (5/12/2023).

Kadis Juartawan menerangkan bahwasannya Disdukcapil siap mendukung penuh dan menyukseskan Pemilu serentak 2024 nanti. Dukungan tersebut telah ditunjukkannya dalam perekaman Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el) serta memvalidasi kembali data yang ada agar lebih akurat lagi. Sehingga ketidakakuratan data yang terjadi di Pemilu sebelumnya bisa diminimalisir, karena kepemilikan KTP-el merupakan sebagai syarat untuk memilih dalam Pemilu.

Tidak hanya itu, Disdukcapil akan selalu berupaya agar seluruh masyarakat Buleleng dapat merekam data KTP-el dan melakukan program Jebol atau jemput bola mendatangi langsung masyarakat menyasar pemilih pemula dan mendatangi masyarakat yang tinggal di daerah terpencil atau perbatasan. Selain itu, beberapa data akan kembali disinkronkan salah satunya akte kematian dan validasi NIK. “Semua secepatnya akan kita clearkan, yang tidak punya akte kematian akan kita terbitkan aktenya. Validasi data juga akan kita maksimalkan, karena sering terjadi NIK tercatat memiliki 2 tempat yang berbeda,” ungkapnya.

Menurutnya, kesepakatan kerjasama antara KPU dan Disdukcapil untuk menyelesaikan masalah data pemilih, harus saling sinergi dan kolaborasi agar dapat mencarikan solusinya bersama sama. “Untuk itu bagi pemilih yang belum memiliki data kependudukan agar mau bekerjasama untuk datang ke Kecamatan, Kantor Disdukcapil maupun di CFD untuk nantinya bisa terdaftar sebagai pemilih. Untuk pemilih pemula usia 17 tahun bisa nantikan jadwalnya di sekolah masing-masing,” ajaknya.

Sementara itu, Ketua Divisi Pendidikan Pemilih dan SDM KPU Buleleng Putu Arya Suarnata menyampaikan apresiasi atas sinergi KPU Buleleng dengan Disdukcapil Buleleng yang secara intens melakukan validasi data kependudukan untuk menyukseskan perhelatan Pemilu 2024 mendatang.

Suarnata memaparkan bahwa sampai bulan Oktober ini sudah ada penambahan daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 177 orang dan diharapkan akan bertambah sampai penutupan validasi data pada tanggal 15 Januari 2024 mendatang. “Kami akan terus melakukan monitoring terkait validasi data setiap bulannya untuk memaksimalkan peran pemilih nantinya. Itu yang akan kami lakukan sebelum batas waktu penginputan data,” tegasnya.

Untuk itu pihaknya berharap kerjasama dan partisipasi pemilih agar mau memvalidasi data sebelum perhelatan pemilu dimulai, sehingga pesta demokrasi nantinya bisa berjalan dengan lancar, aman dan damai. (tya/bfn)

 

 

Exit mobile version