Siswi SMP Korban Persetubuhan Kakak Ipar Segera Dirujuk ke Psikiater

siswi-smp-korban-persetubuhan-kakak-ipar-segera-dirujuk-ke-psikiater
Ni Ketut Suartini, petugas dari UPTD PPA Kabupaten Karangasem saat mendampingi korban di Polres Karangasem
banner 120x600

KARANGASEM, Balifactualnews.com—Trauma berat dialami pelajar salah satu SMP di Kabupaten Karangasem,  pasca disetubuhi INA (36), kakak iparnya sendiri. Memulihkan kondisi korban tersebut, selain melakukan pendampingan hukum, UPTD PPA Kabupaten Karangasem UPTD segera merujuk korban ke psikiater

Ketut Suartini, salah seorang petugas dari UPTD PPA Karangasem, menyebutkan,  sampai saat ini psikologis korban  masih sangat terguncang. Setiap ingat dengan kisah perih itu, korban selalu menangis.  Bahkan, pasca keperawanannya direnggut kakak iparnya, korban takut bertemu pria laki-laki, terutama pria yang usianya sudah dewasa.

“Kejadiannya  memang sudah lama (Juli 2022 ,red), tapi sampai saat ini korban masih mengalami trauma. Tatapannya  juga sangat kosong, setiap mengingat kejadian pahit itu dia selalu menangis,” kata Suartini yang  selalu setia mendampingi korban saat  memberikan keterangan kepada penyidik Unit IV PPA Sat Reskrim Polres Karangasem, Kamis (13/4/2023).

BACA JUGA: Setubuhi Adik Ipar Masih SMP, Sopir Asal Abang Dipolisikan

Memulihkan trauma yang dialami korban, UPTD PPA Karangasem, terus memberikan  semangat dan dukungan psikologis kepada korban.  Tahap awal pemulihan trauma korban, petugas kosletor akan menberikan konsling kepada korban. Nah, kalau trauma yang dialami sangat berat korban baru dirujuk ke psikiater.

“Saat ini korban sangat membutuhkan ketenangan jiwa. Korban masih memiliki masa depan karena umurnya masih sangat belia. Memulihkan  rasa ketakutan yang dimiliki, kami akan terus melakukan konseling. Korban baru kami rujuk ke psikiater ketika trauma yang dialami belum bisa dipulihkan,” ucap Suartini, seraya menambahkan, bahwa pihaknya juga akan memberikan konseling kepada keluarga korban.

Kasus persetubuhanan anak dibawah umur yang  menimpa korban, terungkap  dari pengungkap kasus pencurian HP milik korban dan adiknya yang dilakukan INA, kakak iparnya, Senin (10/4/2023) lalu.

Penuturan korban kepada polisi, selain mencuri HP miliknya dan  HP milik adiknya,  INA juga pernah menyetubuhi korban pada bulan Juli 2022, sekitar pukul 00.00 Wita.   Visum luar yang dilakukan petugas ke RSUD Karangasem, semakin menguatkan laporan korban itu.  “Hasil visum menunjukkan kemaluan korban sedikit sobek terkena benda tumpul,” pungkas Suartini. (tio/bfn)