Solid Bergerak, Tokoh Masyarakat Se-Kecamatan Karangasem Siap Menangkan Dana Dipa

Calon Bupati Karangasem nomor urut 1, saat masimakrama  dengan tokoh masyarakat se-Kecamatan Karangasem di rumah Komang Mawarjana, Banjar Kaleran, Desa Tumbu, Minggu (11/10/20).

KARANGASEM, Balifactualnews.com—Gerakan perubahan menuju  Karangasem Era Baru, terus digelorakan para relawan calon Bupati dan Wakil Bupati Karangasem nomor urut 1, I Gede Dana dan I Wayan Artha Dipa. Ini juga dilakukan  tokoh masyarakat se-Kecamatan Karangasem   saat menerima kehadiran Calon Bupati I Gede Dana, di rumah I Komang Mawarjana, Banjar Kaler, Desa Tumbu Karangasem, Minggu (11/10/20) petang.

Pertemuan yang diinisiasi Relawan Karangasem Santhi (REKASA)  dan I Komang Mawarjana itu, menyulut kesolidan para tokoh yang hadir  untuk bergerak memenangkan Dana Dipa pada 9 Desember 2020 mendatang.

Ketua Relawan REKASA, Pasek Yasa, dihadapan para tokoh secara gamblang mengurai kegagalan pemerintah sebelumnya.  Kegagalan MasDipa Jilid II, kata Pasek Yasa, menjadi  salah satu bukti kegagalan tersebut. Selain itu, tidak seriusnya pemerintah dalam mengangkat pundi-pundi pendapatan daerah, juga  menjadi  bukti lain kegagalan tersebut.

“Tahun 2015, PAD Karangasem sebesar Rp 243 miliar, tahun berikutnya menjadi Rp 233 miliar. Dan sekarang PAD Karangasem sebesar  Rp 160 miliar,” jelas Pasek Yasa.

Sebagai mantan birokrasi, Pasek Yasa mengetahui  betul penyebab melorotnya PAD Karangasem itu. Dia mengatakan,  karena sektor galin C sebagai penyumbang terbesar kebocoran pendapatan tersebut.  “Tahun 2016  belum ada bencana, tapi  PAD turun sampai Rp 10 miliar, ini tidak terlepas dari sektor galian C tidak digarap serius hingga memunculkan kebocoran yang cukup tinggi,” ucapnya.

Dipihak lain, calon Bupati Gede Dana, mengatakan,  dia bersama Wayan Artha Dipa  maju Pilkada kali ini, karena tergerak untuk membangun perubahan menuju Karangasem Era Baru. “Saya dan Pak Wayan Artha Dipa siap sekala niskala mengabdi untuk kemajuan Karangasem,” ucapnya.

Agar bisa ancapai tujuan itu, Dana-Dipa, kata Gede Dana, menawarkan lima program unggulan untuk membangun Karangasem yang terangkai dalam visi misi Nangun Sat Kerthi Loka Bali, melalui pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Karangasem Era Baru.

“Program yang kami tawarkan berintegrasi dengan program Pemerintah provinsi Bali dan Pemerintah Pusat. Dengan program satu jalur ini, kami optimis bisa membangun Karangasem lebih baik dari apa yang ada sekarang,” ucap Gede Dana, seraya berharap  tokoh masyarakat  se- Kecamatan Karangasem  yang hadir dalam pertemuan itu untuk bisa membantu dalam mensosialisasikan visi misi  Nangun Sat Kerthi Loka Bali pasangan calon Dana Dipa tersebut.

Sementara itu,  sebagai tuan rumah dalam pertemuan tersebut, Komang Mawarjana, mengajak para tokoh yang hadir untuk  solid bergerak dalam mengawal dan memenangkan  Dana Dipa pada 9 Desember mendatang.  “Kami sekarang  merupakan bagian dari tim independen Dana Dipa, artinya kami memiliki kewajiban untuk memenangkannya,” tukas pria yang akrab disapa Mang Jot itu. (ger/tio/son).

Exit mobile version