BULELENG, Balifactualnews.com – Wajah sumringah tampak dari 544 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan 8 lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) yang hari ini resmi diambil sumpahnya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Prosesi pengambilan sumpah berlangsung di Gedung Kesenian Gde Manik Singaraja, Kamis (18/9), dipimpin langsung oleh Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra.
Dalam sambutannya, Bupati Sutjidra menyampaikan rasa bangga sekaligus harapan besar kepada para ASN baru. Ia menegaskan bahwa pengambilan sumpah bukan sekadar seremonial, melainkan titik awal pengabdian yang penuh tanggung jawab.
“Jadilah ASN yang melayani, bukan dilayani. Pegang teguh integritas, loyalitas, dan profesionalisme. Tunjukkan bahwa kalian layak menjadi wajah Pemkab Buleleng di mata masyarakat,” tegasnya.
Para ASN baru juga diingatkan untuk menjunjung core values BerAKHLAK dan semangat Bangga Melayani Bangsa sebagai pedoman dalam menjalankan tugas.
Baca Juga : Pemerintah Perpanjang Insentif Pajak dan Perluas Jaminan Perlindungan bagi Pekerja
Sementara itu, Sekretaris Daerah Buleleng, Gede Suyasa, dalam laporannya menyebutkan bahwa dari total 4.124 formasi PPPK yang ditetapkan oleh Kementerian PAN-RB, sebanyak 3.569 formasi telah terisi pada tahap I. Sisanya, 547 formasi diisi dalam tahap II ini, mencakup 66 tenaga kesehatan, 10 guru, dan 471 tenaga teknis.
Namun, 3 orang mengundurkan diri, sehingga total PPPK yang menerima SK pengangkatan hari ini berjumlah 544 orang.
Sekda Suyasa juga menekankan pentingnya pemahaman regulasi dan disiplin dalam bekerja, terutama bagi PPPK. Ia mengingatkan bahwa sanksi terberat adalah pemberhentian.
“Bekerjalah dengan baik, jangan pernah tergoda menyimpang. Tidak perlu memberi apa pun kepada siapa pun. Disiplin dan kerja yang baik sudah cukup untuk mendukung jalannya pemerintahan,” pesannya.
Baca Juga : Serangan Israel di Qatar Timbulkan Kekhawatiran Global, Sebuah Kegagalan Kebijakan Para Sekutunya
Momen ini menjadi tonggak penting dalam pembangunan birokrasi yang kuat, transparan, dan profesional di Kabupaten Buleleng. Para ASN baru diharapkan dapat menjadi penggerak perubahan serta teladan dalam memberikan pelayanan publik yang berkualitas. (tya/bfn)













