Tergerus Air Hujan, Bangunan Dapur dan Kamar Mandi Ambrol

tergerus-air-hujan-bangunan-dapur-dan-kamar-mandi-ambrol
Foto: Diguyu hujan lebat dapur dan kamar mandi warga tegalinggah ambrol.

KARANGASEM, Balifactualnews.com—Hujan lebat yang mengguyur sebagian wilayah Kabupaten Karangasem, sejak Minggu (30/4) hingga Senin (1/5/2023) memunculkan beberapa bencana tanah longsor.
Tingginya intesitas hujan membuat bangunan dapur dan kamar mandi milik dua warga Desa Desa Tegallinggah, Kecamatan Karangasem, yakni I Made Subada dan I Wayan Diksa, ambrol tergerus air hujan. Material pondasi dapur dan kamar mandi yang jebol menutup sebagai badan jalan, namun tidak sampai mengganggu arus lalu lintas di desa tersebut.

Kepala Pelaksana BPBD Karangasem, Ida Bagus Ketut Arimbawa, pondasi dapur serta kamar warga jebol setelah diguyur hujan deras dengan intensitas lama. Pertama bangunaan milik Wayan Diksa, berupa kamar mandi dan dapur yang jebol, selanjitnya disusul bangunan dapur dan kamar mandi milik Subada.

“Petugas TRC kami sudah melakukan asisemen. Material bangunan yang menutp badan jalan sudah di bersihkan,” kata Arimbawa.

Bencana ambrolnya bangunan dapur dan kamar mandi milik dua warga akibat tergerus air hujan itu, pertama kali dilaporkan Perbekel Tegal Linggah I Gede Sudiarsa. Begitu laporan masuk, kata Arimbawa, Tim TRC BPBD langsung bergerak ke lokasi dan langsung membersihkan material bantunan yang ambrol bersama masyarakat. Meringankan beban korban, Tim TRC juga menyalurkan sejumlah bantuan.

“Kerugian yang dimunculkan akibat bencana ini mencapai puluhan juta. Selain karena bangunan mengalami kerusakan sangat parah, barang-barang yang ada di dalam dapur satu pun tidak bisa diselamatkan,” jelas Arimbawa, seraya mengimbau agar masyarakat Karangasem selalu waspada musibah tanah longsor dan pohon tumbang dalam menghadapi cuaca ekstreem yang masih terjadi sampai saat ini. (wat/bfn)

Exit mobile version