Try Out Bulutangkis Dirancang Saat TC

try-out-bulutangkis-dirancang-saat-tc
Ketua Umum PBSI Bali, I Wayan Winurjaya. Foto : bfn/ena

DENPASAR, Balifactualnews.com – Tinggalkan dulu batas usia dan sistim pertandingan per wilayah yang dibuat PB PBSI yang sampai saat ini memunculkan kontroversial, karena dinilai tidak adil dan terkesan diputuskan secara arogan tanpa melalui Kelompok Kerja (Pokja) yang melibatkan Dewan Pengawas dan Pengprov seluruh Indonesia.

Terlepas dari semua itu, Pengprov PBSI Bali mau tidak mau tetap harus merancang seleksi maupun Training Camp (TC) bagi pebulutangkis penghuni tim bulutangkis pra-PON Bali, yang telah lolos dari seleksi yang digelar sebelumnya. PBSI Bali sendiri juga akan merangkul semua pihak yang turut mendukung TC tersebut.

“Kami memang akan merancang TC setelah seleksi digelar sekitar Maret 2023 nanti sematang mungkin. Diluar latihan rutin dengan fokus menjalankan instruksi pelatih pra-PON nantinya, para pebulutangkis akan kami rancang dengan variasi try out atau try in. Bagaimanapun juga agar persiapan TC ini benar-benar matang,” kata Ketua Umum Pengprov PBSI Bali I Wayan Winurjaya, Minggu (19/2/2023).

Rancangan try out nantinya tak lain yakni dalam bentuk menirimkan pebulutangkis ra-PON Bali pada Sirkuit – Sirkuit Nasional (Sirnas) bulutangkis yang dihelat pada tahun 2023 ini. Itu dinilai penting karena untuk enambah jam terbang sekaligus melihat kekuatan lawan.

“Tak hanya itu saja namun juga untuk melakukan evaluasi terhadap hasil latihan selama pebulutangkis melakoni TC. Dengan demikian nantinya pelatih bisa melakukan pembenahan atau instruksi teknik terhadap pebulutangkis pra-PON,” tegas Winurjaya.

Semua persiapan dirancang secara serius lanjutnya, lantaran Bali sendiri di wilayah yang bisa dikategorikan wilayah Neraka. Bali di wilayah tersebut bersama tim kuat diantaranya Jawa Tengah, DI Yogyakarta dan Banten. Ini juga merupakan tantangan berat yang harus dilakoni tim bulutangkis pra-PON Bali nantinya. (ena/bfn)