Warga Desa Tihingan Geger, Adanya Anjing Gila Positif Rabies Menyerang dan Menggigit  7 Warganya

Anjing liar yang ditenggarai menderita Rabies tampak santai berkeliaran sebelumnya/ Petugas Kesehatan melakukan eliminasi dan Vaksinasi terhadap anjing di Desa Tihingan


KLUNGKUNG, Balifactualnews.com – Warga Desa Tihingan, Banjarangkan, Klungkung digegerkan adanya kasus Anjing positif rabies mengigit warga secara tiba-tiba yang menyerang warga setempat. Diketahui ada sekitar 7 orang warga di desa setempat yang sempat diserang dan digigit anjing misterius yang diduga positif Rabies, yang harus menerima VAR (vaksin anti rabies) setelah diserang anjing tersebut. Dinas Pertanian melalui Bidang Kesehatan Hewan, saat ini tengah melakukan pencegahan penularan rabies dengan melakukan elimiansi dan vaksinasi anjing di desa setempat.

Ditemui Perbekel  Desa Tihingan  I Wayan Sugiarta Senin 19 APril 2021 menjelaskan, anjing itu menyerang warga, Sabtu sore 17 APril 2021. Warga sebenarnya sebelumnya mengatahui anjing tersebut jinak, tapi ketika itu prilakunya berubah. Anjing itu tiba-tiba agresif, dan menyerang siapa saja walau tidak ada yang mengusiknya.

“Anjing itu sebenarnya sebelumnya anjing peliharaan, tapi diliarkan pemilliknya,” Ujarnya.

Hari itu, menurut perbekel pihaknya menerima informasi ada 4 warga yang diserang. Tiga diantaranya orang dewasa dan seorang anak-anak.

“Anjing itu sangat meresahkan warga kami. Saya lalu koordinasi dengan Dinas Pertanian, karena anjing ini dari prilakunya mengarah rabies. Anjing ini juga terkesan takut cahaya matahari,” jelasnya.

Setelah berkoordinasi, sore itu juga petugas Bidang Kesehatan Hewan datang. Petugas bersama warga sempat mencari keberadaan anjing yang diketahui berwarna coklat itu. Setelah didapati, anjing itu langsung dieliminasi dan sampel otaknya langsung di cek di laboratorium.

Dinas Pertanian Klungkung baru menerima hasil pemeriksaan sampel otak anjing tersebut, Senin 19 April 2021. Hasilnya anjing itu positif rabies.

Hasil ini membuat Dinas Pertanian dan Dinas Kesehatan harus bertindak cepat. Apalagi rabies merupakan penyakit yang sangat berbahaya jika menginfeksi manusia.Hal itu dibenarkan oleh Kadis Pertanian Klungkung, Ida Bagus Juanida, Senin 19 April 2021.

“Dinas Kesehatan hari ini sudah turun untuk lakukan penelusuran, terkait warga yang sempat tergigit untuk dapat diberikan vaksin anti rabies,” ujar Ida Bagus Juanida tegas.

Terkait kejadian tersebut tampak  petugas kesehatan hewan, juga  melakukan eliminasi terhadap anjing liar yang diduga sempat kontak dengan anjing rabies itu.

“Apalagi informasi warga, anjing rabies itu sempat menggigit anjing liar lainnya. Ini yang kami antisipasi, agar virus ini tidak menyebar secara luas,” Pungkasnya.(ana/ger/bfn)