________________________________________________________________________________
JEMBRANA — Pemkab Jembrana sedikit lamban dalam memperbaiki infrastruktur jalan mengalami kerusakan. Kondisi jalan tersebut terjadi di jalan tembus Desa Tukadaya – Desa Tuwed. Sudah setahun lebih jalan sepajang 50 meter itu rusak namun hingga kini belum ada tanda-tanda akan mendapatkan perbaikan dari pemerintah.
Lambannya pemerintah merespon perbaikan jalan desa yang menjadi kewenangan pemerintah kabupaten itu mulai dikeluhkan warga di dua desa tersebut. Keluhan warga sangat mendasar, pasalnya jalam tembus yang rusak itu bisa berakibat fatal bagi masuyarakat.
Adalah I Wayan Diana, yang mengeluhkan kondisi jalan tersebut. Ditemui saat melintas di jalan rusak, Kamis (19/6/19), dia mengaku tidak nyaman ketika melwati jalan rusak di depan Banjar Brawantangi, Desa Tukadaya tersebut.
“Sudah setahun jalan ini rusak, tapi tidak diperbaiki. Jalan ini merupakan akses jalan perekonomian antara Desa Tukadaya dan Desa Tuwed,” katanya.
Pantauan dilapangan, selain berlubang, jalan tersebut mengalami kerusakan cukup parah. Malam hari jalan itu terlihat gelap karena tidak ada lampu penerangan jalan. Bila tidak berhati-hati warga sering terpeleset di jalan tersebut.
“Banyak warga pengguna sepeda motor yang jatuh disini, apalagi saat musim hujan,” ucap Diana seraya berharap jalan tersebut segera mendapatkan perbaikan dari pemerintah.
Dikonfirmasi terpisah, Perbekel Tukadaya I Made Budi Utama, membenarkan jalan tersebut rusak. Pihaknya juga sudah mengusulkan perbaikan namun menunggu anggaran. “Untuk sementara kami akan krokol dulu. Sehingga warga lebih aman,” jelasnya. (dod/tio)














