DENPASAR, Balifactualnews.com –Pengprov PRUI Bali kini bersiap mengajukan diri sebagai host atau tuan rumah Pra-PON tahun 2023 untuk cabang olahraga rugby. Pengajuan host tersebut akan dilakukan pada Rapat kerja nasional (Rakernas) yang kemungkinan akan dilangsungkan pada akhir Februari 2023 di Jakarta. Guna meloloskan keinginan itu, PRUI Bali berharap dukungan 27 Pengprov PRUI pada rakernas nanti.
Seperti diutarakan Ketua Umum Pengprov PRUI Bali Made Erawan, dirinya akan melakukan pendekatan-pendekatan kepada Pengprov PRUI seluruh Indonesia yang merupakan penentu arah lokasi kejurnas. “Selama ini hubungan kami bagus dengan semua provinsi, daerah lain juga sinyalnya bagus mendukung Bali sebagai host pra-PON, dan semoga saja benar jadi kenyataan diputuskan saat rakernas nanti,” tutur Made Erawan di Denpasar, Senin (13/2/2023).
Mantan Ketua Harian Cricket Bali itu juga menyebutkan, pihak PB PRUI itu sifatnya menerima saja. Untuk itu komunikasi intens harus dilakukan ke pihak Pengprov PRUI. Sehingga, ketika menyebut nama Bali selaku tuan rumah Pra PON, tentu akan menjadi daya tariknya tinggi bagi daerah lain. Apalagi letak Bali sangat strategis, berada di tengah – tengah daerah lainnya. Sehingga mudah dijangkau untuk mengikuti gelaran pra-PON.
Pria yang juga mantan Sekretaris KONI Gianyar itu juga mengungkapkan, secara implisit pihak PB PRUI memang sempat menawarkan Bali selaku tuan rumah Kejurnas pada 3 Desember 2022 di Jakarta. Waktu itu Bali tidak bersedia sebagai tuan rumah Kejurnas karena berdekatan dengan gelaran Porprov Bali XV/2022 pada November lalu. Pihak PB PRUI memberikan sinyal akan menunjuk Bali sebagai tuan rumah Pra PON pada tahun 2023 ini.
“Soal lapangan sudah disiapkan tiga alternatif yakni di Lapangan Blahbatuh Gianyar, Lapangan Desa Buduk Mengwi, Badung dan Lapangan Pupuan Tabanan. Lapangan tersebut sudah sesuai standar untuk menggelar Pra PON,” demikian. (ena/bfn)













