Jelang Nyepi dan Bulan Puasa, Harga Sayur Kangkung Naik 150 Persen

jelang-nyepi-dan-bulan-puasa-harga-sayur-kangkung-naik-150-persen
Menjelang Nyepi dan Bulan Puasa Harga Sayur Kangkung mengalami kenaikan hingga 150 oersen

KARANGASEM, Bali Factual News–Jelang Hari Raya Nyepi Caka 1946 dan Bulan Puasa, Senin (11/3/2024), harga kebutuhan bahan pokok di sejumlah pasar tradisional Kabupaten Karangasem, mengalami kenaikan yang cukup tinggi. 

Peningkatan harga tidak hanya pada beras, bumbu dapur, daging dan minyak goreng, sayur kangkung dan tempe juga mengalami peningkatan hingga 150 persen. 

Pantauan di Pasar Karangasongkong, Kelurahan Subagan, Minggu (10/3/2024), menyebutkan, harga satu ikat sayur kangkung biasanya  dijual Rp 2000 per ikat, namun menjelang Hari Raya Nyepi dan Bulan Puasa harganya naik menjadi Rp 5000 per ikat. Artinya ada peningkatan harga hingga 150 persen. 

“Hampir semua kebutuhan pokok harganya melonjak, tak hanya sayur kangkung,   tempe juga harganya naik dari Rp 4000 menjadi Rp 6000 per biji,” kata Arini seorang ibu rumah tanggal asal Lingkungan Galiran, Kelurahan Subagan, ditemui usai berbelanja di Pasar Karangsokong, pagi tadi. 

Arini menduga, naiknya harga kangkung dan tempe di pasaran, mungkin disebabkan pasaran akan tutup saat Hari Raya Nyepi. “Kemungkinan karena mau Nyepi makanya semua harga  kebutuhan pokok naik,” jelasnya.

Ni Made Soma, salah seorang pedagang sembako dan bumbu dapur di Pasar Karangsokong,  tapi menampik hal itu. Dia mengatakan, semua kebutuhan pokok  harganya nai. Selain karena stoknya sedikit,  naiknya harga sayur kangkung dan kebutuhan pokok lainnya disebabkan pasar tutup saat Hari Raya Nyepi nanti. 

“Permintaan banyak, tapi stoknya sedikit. Karena Nyepi pasar  tutup, makanya hampir semua bahan kebutuhan pokok mengalami kenaikan harga,” pungkanya. (tio/bfn)