De Gadjah Pimpin Gerindra Bersihkan Danau Yeh Malet, Dorong Potensi Wisata Karangasem

de-gadjah-pimpin-gerindra-bersihkan-danau-yeh-malet-dorong-potensi-wisata-karangasem
Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Bali, Made Muliawan Arya saat memimpin aksi bersih bersih di Danau Yeh Malet Karangasem, Jumat(3/4)

KARANGASEM, Balifactualnews.com – Sore itu, suasana di Danau Yeh Malet, Desa Antiga Kelod, Kecamatan Manggis, tampak berbeda dari biasanya. Puluhan kader Partai Gerindra tampak sibuk memungut sampah, membersihkan area sekitar danau, hingga merapikan lingkungan yang selama ini luput dari perhatian. Aksi bersih-bersih yang digelar pada Jumat (3/4) ini menjadi wujud kepedulian terhadap kelestarian alam sekaligus membuka harapan baru bagi pengembangan pariwisata di Karangasem.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Bali, Made Muliawan Arya, yang akrab disapa De Gadjah. Kehadirannya di tengah para kader menunjukkan komitmen partai dalam mendorong aksi nyata di lapangan, bukan sekadar wacana.

Di sela kegiatan, De Gadjah mengungkapkan bahwa aksi ini merupakan bentuk kepedulian kader Gerindra terhadap keberadaan Danau Yeh Malet yang dinilai memiliki potensi besar, namun belum tergarap optimal. Bahkan, ia mengaku baru mengetahui keberadaan danau tersebut di Karangasem.

“Kegiatan ini untuk membantu masyarakat dalam menjaga kebersihan Danau Yeh Malet. Kami juga baru tahu ternyata di Karangasem ada danau seperti ini,” ujarnya.

Lebih dari sekadar bersih-bersih, Gerindra juga menaruh perhatian pada upaya jangka panjang. De Gadjah menyebutkan pihaknya akan berupaya membantu proses normalisasi danau agar fungsi dan keindahannya dapat kembali optimal. Salah satu kebutuhan yang disoroti adalah penggunaan alat berat amfibi untuk pengerukan.

“Perlu amfibi excavator untuk menormalisasi danau ini. Nanti akan kami komunikasikan lebih lanjut terkait pengadaan alatnya,” katanya.

Menurutnya, keberadaan Danau Yeh Malet menyimpan potensi besar sebagai destinasi wisata baru di Karangasem. Namun, pengembangan tersebut harus diiringi dengan penataan yang matang agar tidak merusak ekosistem yang ada.

“Potensinya sangat bagus untuk pariwisata, sehingga harus ditata dan dikelola dengan baik. Kami berharap nantinya pengelolaan bisa melibatkan desa adat,” tambahnya.

Di sisi lain, Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Karangasem, I Nyoman Suyasa, menegaskan bahwa kegiatan ini melibatkan seluruh elemen partai, mulai dari tingkat DPC, PAC, fraksi hingga ranting. Keterlibatan ini menunjukkan soliditas kader dalam menjalankan aksi sosial yang langsung menyentuh masyarakat.

Ia juga menekankan bahwa kegiatan ini tidak hanya sebatas aksi lingkungan, tetapi juga bagian dari implementasi nilai-nilai kearifan lokal Bali, yakni Tri Hita Karana—konsep keseimbangan antara manusia, alam, dan Tuhan.

“Langkah ini bagian dari menjaga Tri Hita Karana. Selain aksi bersih-bersih, kami juga rutin melaksanakan kegiatan sosial lainnya untuk masyarakat,” jelasnya.

Lebih lanjut, Suyasa menambahkan bahwa kegiatan ini juga merupakan bentuk dukungan terhadap upaya TNI dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan di kawasan tersebut.

Aksi bersih-bersih di Danau Yeh Malet ini bukan hanya tentang memungut sampah, tetapi juga menjadi simbol kolaborasi antara partai politik, masyarakat, dan institusi dalam merawat potensi alam. Jika dikelola dengan baik, danau yang sebelumnya kurang dikenal ini berpeluang menjadi magnet baru pariwisata Karangasem—sebuah harapan yang kini mulai dibangun dari langkah sederhana: menjaga kebersihan. (ger/bfn)