DENPASAR – Dua Terdakwa asal Sumba NTT yang berprofesi sebagai ABK (Anak Buah Kapal), hanya bisa pasrah mendengar tuntutan JPU di ruang sidang Utama dengan Ketua Majelis Hakim Bambang Eka Putra,SH.MH.
Pada sidang Rabu (4/9/19), Jaksa Ni Md. Suasti Ariani, SH selaku Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut kedua ABK, masing-masing Moh.Syahirudin alias Sahir (34) dan Firman Hardiansyah (33) selama 12 bulan penjara.
“Kedua terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah, secara bersama-sama melakukan tindak pidana yaitu menangkap dan membunuh hewan dilindungi dalam keadaan hidup. Sebagaimana disebutkan dalam Pasal 40 ayat (2) Jo Pasal 21 ayat (2) huruf a UU RI No.5 tahun 1990 tentang konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya, Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dalam dakwaan pertama,” sebut Jaksa.
Baca :
- Korupsi Hingga 15M, Emak Mantan Kolektor LPD Bayar Ganti Rugi 5M
- Kurir Sabu Jaringan LP Kerobokan Dituntut 12 Tahun













