Badung  

Bunda Putri Harapkan Organisasi Perempuan Bersatu


BADUNG, Balifactualnews.com Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny Putri Suastini Koster Menjadi pembicara di hadapan ratusan wanita yang tergabung dalam Forum Kemitraan Ormas dalam rangka Peningkatan Kelompok Perempuan Penyandang Difabel dan Kelompok Rentan/Marjinal Lainnya, di Bali Dynasty Resort, Kuta-Badung, Senin (16/9/19).

Ia yang akrab disapa Bunda Putri ini menegaskan bahwa batang lidi baru memiliki arti ketika disatukan menjadi sapu. Dengan demikian, maka lidi-lidi itu akan berfungsi untuk alat membersihkan.



“Sama halnya seperti kita para perempuan, apapun akan bisa kita lakukan jika bersatu,” ujarnya. Layaknya seperti sapu lidi, lanjut Ny Putri Koster, pihaknya merangkul seluruh perempuan yang tergabung dalam berbagai organisasi untuk menyatukan tekad mendukung pelaksanaan Visi ‘Nangun Sat Kerthi Loka Bali’ yang bertujuan menyucikan alam Bali dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat baik sekala maupun niskala.

Sebagai istri orang nomor satu di Bali, dirinya ingin merangkul seluruh organisasi kewanitaan yang ada di Pulau Dewata. “Karena itu saya hadir tidak dengan mengenakan seragam PKK agar tidak ada anggapan kalau PKK itu paling tinggi. Yang saya inginkan, ayo kita bersinergi agar punya daya dorong yang lebih kuat,” ucapnya.

Bunda juga menambahkan, organisasi kewanitaan harus lebih banyak memfokuskan programnya untuk menyentuh kaum perempuan. Karena menurutnya, kaum perempuan memiliki peran yang sangat strategis dalam pembentukan karakter anak.

“Mari kita bergandengan tangan, lindungi anak-anak pada usia emas agar mereka terhindar dari pengaruh negatif yang belakangan cukup meresahkan seperti pergaulan bebas dan penyalahgunaan narkotika,” tegasnya.


Baca :


Pada bagian lain, perempuan yang juga dikenal sebagai penyair ini juga mengingatkan agar organisasi kewanitaan tak dibentuk hanya sekedar mengadakan arisan atau perayaan ulang tahun. “Kita harus ada di tengah-tengah masyarakat. Sebagai wanita, kita turun melayani dengan sentuhan cinta kasih,” tambahnya.

Sementara itu dalam sambutan pembukaan Direktur Organisasi Kemasyarakatan Ditjen Polpum Kemendagri, Lutfi menegaskan betapa pentingnya peran Ormas dalam sejarah Bangsa Indonesia. Bahwa Ormas lahir sebelum partai-partai politik berkembang. (ari/ger)