Puncak Ngusaba Nini Pura Dasar Bhuana Gelgel, Digelar Pawintenan Massal Seluruh Bali Calon Pinandita


KLUNGKUNG, Balifactualnews.com Serangkaain pelaksanaan Ngusaba Nini di Pura Dasar Bhuana Gelgel, Klungkung merupakan ritual tertua yang berlangsung di Bali. Mengingat Pura Dasar Bhuana sebagai Pura junjungan Umat Hindu sejebag Bali yang ditunjukkan leluhur Ida Lelangit Mpu Ganha saat mendirikan tempat pemujaan yang tertua yang disebut dengan Pura Dasar Bhuana. Ritual tahunan yang diselenggarakan dan dihadiri ribuan umat yang ada di Desa Pakraman Gelgel yang terdiri dari tiga Desa Dinas antara lain Desa Gelgel, Desa Kamasan dan Desa Tojan. Dari tiga Desa Dinas ini yang terdiri dari 28 Banjar yang ada diseluruh Desa Pakraman Gelgel.



Ritual Agung yang diawali dengan pelaksanaan Pemelastian yang diikuti seluruh Ide Betara Dangka yang ada di seluruh Desa Pekraman Gelgel mengikuti iring iringan Ida Betara Pura Dasar Bhuana pada, Jumat (11/10/19), menuju pantai Segara Watu Klotok. Selanjutnya bertepatan dengan Purnama Kapat Redite Umanis bertepatan dengan sasih Kapat, Minggu (13/10/19) berlangsung puncak Karya Ngusaba Nini.

Ditemui disela sela Upakara Penyarikan Bendesa Pakraman Gelgel Mangku Gde Eka Semayaputra menyatakan bersamaan Pelaksanaan Puncak Karya Ngusaba Nini yang dilaksanakan, Minggu (13/10/19), bersamaan juga digelar Upakara Pewintenan massal dengan peserta calon pinandita dari Seluruh Bali dari umum sebanyak 298 orang dan dari prajuru yang terdiri dari Kelian subak, Kelian dalem, kelian banjar, prajuru desa sebanyak 40 orang dengan total yang ikut pawintenan sebanyak 338 calon pinandita.

“Pelaksanaan Pewintenan yang disebut Pawintenan Samkara Eka Jati ini pesertanya datang dari seluruh umat Hindu yang ada di Bali,” Ujar Kepala SMK Kesehatan Panca Atma Jaya ini semangat.



Sementara itu Jro Bendesa Pakraman Gelgel Putu Gde Arimbawa, menambahkan yang muput pelaksanaan Prosesi Puncak Karya Ngusaba Nini di Pura Dasar Bhuana ini yang Pemuput di mandala utama adalah ida peranda istri Anom keniten dari gria Dawan klod,Ide Perande Gde Jumpung Putra Keniten dari griya jumpung, Kamasan, dan Ida Peranda Gde Pradnya Putra dari Griya Wanasari, Sidemen, Karangasem. Sedangkan yang muput di madia Mandala di Bale Agung dipuput oleh Ida Dalem surya darma sogata dari Puri Klungkung.

”Bersamaan dengan Pengusabaan di Utama Mandala seklitar pukul 18.00 Wita, dilaksanakan upakara metiti mamah serta upakara Petik Rambut bagi yang memiliki anak anak masih balita,” ujarnya seraya. Menyebutkan pelaksanaan Puncak Karya Ngusa Nini ini juga dihadiri Ida Dalem Semaraputra. Menurutnya Ida Betara Pura dasar Bhuana dan Ida Betara Dangke akan nyejer selama tiga hari sampai upakara mesineb nanti. (ana/ger)