DENPASAR, Balifactualnews.com PT Karya Pak Oles Tokcer, sebuah perusahaan swasta Nasional sedang mengajukan izin ke Badan Pengawasan Obat dan Makanan RI di Jakarta untuk mengembangan unit usaha baru yakni Pro EM-I sejenis penerapan Effective Microorganisme (EM4) yang khusus untuk minuman yang mampu menambah kesegaran dan kesehatan tubuh yang prima.
“Unit usaha baru itu akan dikembangkan di Malang, Jawa Timur, bekerja sama dengan sebuah perusahaan yang telah menyiapkan sarana dan prasarana pendukung yang diperlukan, termasuk pabrik minuman segar yang dipasarkan ke seluruh nusantara” kata Direktur Perusahaan, Ir. Haji Agus Urson Hadi Pramono di kantor pusat Nusa Kambangan Denpasar, Senin (18/11/19).
Ia mengatakan, pengurusan izin yang sudah dilakukan itu diperkirakan membutuhkan waktu yang cukup lama antara 6 bulan hingga 1 tahun, karena menyangkut berbagai hal, mulai dari proses pendaftaran produk, kelancaran administrasi, uji teknis laboratorium, nomor registrasi, produksi, promosi dan izin edar.
Proses perizinan yang dikawal dengan baik itu diharapkan rampung awal tahun 2020, sehingga proses produksi segera dapat dilakukan. Mitra perusahaan yang diajak kerja sama tersebut adalah PT. Agro Mitra Alimentare (AMA) yang beralamat di Jl Raya Pakis Jabung, RT04 RW02 Kecamatan Pakis Jajar, Pakis, Malang, Jawa Timur.
Perusahaan yang memiliki luas bangunan 5.938 meter persegi di atas lahan seluas 32.084 meter persegi serta prasarana pendukung berupa 16 jenis mesin yang siap beroperasi. Perusahaan tersebut sebelumnya bergerak dalam budidaya ceri peper dan mengolah berbagai jenis buah-buahan yang terakhir beroperasi pada Oktober 2015, namun akhirnya tutup akibat krisis perekonomian di Italia yang berpengaruh terhadap kelangsungan perusahaan tersebut di Malang, Jatim.
Direktur Utama PT Karya Pak Oles Tokcer, Dr. Ir. Gede Ngurah Wididana, M.Agr menambahkan, pabrik Pro EM one yang khusus untuk minuman kesehatan itu diharapkan bisa beroperasi dalam waktu yang tidak terlalu lama. Kerja sama dengan berbagai pihak dan persiapan operasi pabrik sudah dilakukan dengan baik. Pembukaan pabrik Pro EM one itu menuntut untuk melakukan penelitian dan pengkajian menyangkut kesehatan perut guna mencegah penyakit yang bisa menyerang tubuh.












