Kasus Positif Covid Meningkat, 10 KK Warga Desa Bugbug Jalani Karantina Mandiri


KARANGASEM, Balifactualnews.com—Warga yang terkonfirmasi positif terpapar Virus Corona di Desa Bugbug, Kecamatan/ Kabupaten Karangasem, terus mengalami peningkatan. Kondisi tersebut membuat Gugus Tugas Percepatan Penanganan  Covid-19, di Gumi Tanah Aron bekerja lebih ekstra.

Bahkan   pasca ditemukaannya  18 kasus positif,  sebanyak  10 KK warga di Desa Bugbug menjalani karantina mandiri. Warga yang menjalani karantina mandiri tersebut tersebar dua lokasi, yakni 8 KK di Banjar Bugbug Tengahan dan 2 KK lagi ada di Banjar Bugbug Kaleran.

Perbekel Desa Bugbug, Jro Gede Suteja, dikonfirmasi,  Jumat (17/7/20), membenarkan hal itu.  Dia mengatakan,  karantina mandiri  10 KK   warganya itu sudah hari ini dan berakhir 14 hari kedepan.

“Selama menjalani karantina mandiri akan dilakukan pengawasan ketat dari Satgas Desa. Ini dilakukan untuk meminimalisir  wabah yang ada.  Untuk pemenuhan kebutuhan pokok warga  yang menjalani karantina, semuanya sudah kita siapkan   dengan sumber dana dari APBDes,” ucap Jro Gede Suteja.

Sementara itu,  Gugus Tugas Covid-19, Kabupaten Karangasem, memberikan perhatian serius atas  meningkatnya kasus  warga terpapar  Virus Corona di Desa Bugbug. Dari 18 kasus positif  yang ditemukan sebagian besar adalah transmisi lokal.
Bukti dari keseriusannya itu,  pihak Gugus Tugas  siang tadi langsung menggelar rapat  dengan prajuru Desa dan Tokoh masyarakat Bugbug. Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Kabupaten Karangasem, I Ketut Sedana Merta mengatakan, 11 Warga Bugbug yang  terkonfirmasi positif  sudah  mendapat penanganan dari Dinas Kesehatan  dan sekarang masih dalam perawatan di rumah sakit.

“Warga yang positif kemarin sudah langsung mendapat penanganan,  nah yang  menjalani karantina mandiri adalah  keluarga pasien.  Kita akan terus  pantau perkembangannya, termasuk juga pengawasan yang dilakukan Satgas Desa,” ucap Sedana Merta, seraya meyakini masyarakat Bugbug sudah sangat memahami protokol kesehatan seperti yang dianjurkan pemerintah.

“Intinya kita akan terus tingkatkan pengawasan, mudahan-mudahan tidak ada lagi penambahan kasus positif di Bugbug,” harapnya.

Koordinator Kesehatan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Kabupaten Karangasem, dr I Gusti Bagus Putra Pertama, menambahkan,    hari ini (Jumat (17/7/20),  Karangasem kembali memiliki tambahan 4 orang kasus positif .  Kasus tersebut tersebar di tiga Desa dan dua Kecamatan. Rinciannya  1 orang  berada di Desa Culik dan 1 orang berda di Desa Datah, keduanya berada di wilayah Kecamatan Abang. Sedangkan dua kasus lagi berada di  Desa Bungaya, Kecamatan Bebandem. “Total pasien positif yang masih menjalani perawattan seban,” jelasnya.

Selain ada tambahan pasien positif, lanjut Kadis Kesehatan Karangasem itu, Karangasem juga ada tambahan 6 orang pasien sembuh. Kelima pasien sembuh itu,   2 orang berasal dari Desa Nawakerti, Kecamatan Abang, 1 orang dari Desa Sinduwati, Kecamatan Sidemen, 1 orang dari Desa  Pertima, Kecamatan Karangasem, 1 orang dari Desa Kertabuana, Kecamatan Sidemen  dan 1 orang dari Desa Bugbug, Kecamatan Karangasem. (tio/son/bfn)