*Bupati Gede Dana: Remaja Karangasem Jangan Takut Divaksin
Bupati Karangasem I Gede Dana menyemangati salah seorang siswa SMPN 2 Amlapura usai divaksin Covid-19
KARANGASEM, Balifactualnews.com—Dinas Kesehatan Karangasem menyiapkan 90 ribu dosis vaksin Covid-19, yang akan menyasar anak remaja usia 12 hingga 12 tahun. Tahap awal pencanangan pelaksanaan vaksin itu dibuka Bupati Karangasem I Gede Dana di SMPN 2 Amlapura, Senin 5 Juli 2021.
Usai mencanangkan program vaksinasi anak remaja itu, Bupati langsung melakukan pemantauan dan berdialog dengan 50 siswa SMPN 2 Amlapura yang sedang melakukan vaksin. Dalam dialognya, Bupati meminta agar anak sekolah yang sudah usia remaja tidak takut untuk divaksin, karena vaksinasi dilakukan bertujuan untuk meningkatkan imunitas tubuh.
“Anak-anak, jangan takut untuk divaksin. Tolong sampaikan juga pada keluarga di rumah yang belum divaksin untuk segera melakukannya di puskesmas-pukesmas terdekat,” jelas Gede Dana.
Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 yang menyasar anak usia sekolah di tengah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Level 3, kata Bupati Dana, harus tetap menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Menghindari terjadinya kerumunan, pihaknya menegaskan setiap pelaksanaan vaksinasi, siswa didik yang akan divaksin maksimal berjumlah 50 orang.
“Tahap awal pelaksanaan vaksin Covid-19 untuk usia remaja sudah berjalan lancar. kedepan setiap pelaksanaan vaksinasi ini akan terus kita pantau, agar protokol kesehatan benar-benar diterapkan dengan ketat. Peserta Juga kita batasi hanya 50 orang. Ini dilakukan guna menghindari terjadinya kerumunan selama berlangsungnya pelaksanaan vaksinasi,” tegas Bupati Dana
Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Karangasem, dr I Gusti Bagus Putra Pertama MM, mengatakan, untuk pelaksnaan vaksinasi usia 12-17 tahun, pihaknya telah menyediakan 90 ribu dosis vaksin. Saat pencanangan awal, lanjut dia, vaksinasi baru menyasar dua sekolah, yakni SMPN 2 Amlapura dan SMPN 5 Amlapura.
“Pelaksanaan vaksinasi anak usia 12-17 tahun, kita sudah siapkan 90 ribu dosis vaksin yang merupakan bantuan dari pemerintah provinsi Bali,” ucap Bagus Putra Pertama.
Dijelaskankan, pelaksanaan vaksinasi pesertanya dibatasi maksimal 50 orang siswa dengan tetap menerapkan prokes secara ketat. “Untuk memudahkan pendataan, anak-anak yang akan menjalani vaksinasi, datang ke sekolah dengan membawa kartu keluarga,” terangnya.
Tatacara pemberian vaksin remaja, kata Putra Pertama, tidak berbeda dengan pelaksanaan vaksinasi pada kelompok umum, yakni dimulai dari pendataan memasukkan data, kemudian skrining riwayat penyakit, penyuntikan vaksinasi, hingga observasi.
“Petugas vaksinator juga tidak ada yang kusus. Vaksinator sama dengan petugas vaksinator yang sudah ada kita siapkan sebelumnya,” ungkapnya, seraya menambahhkan, bahwa anggota tim vaksinasi terdiri dari tenaga kesehatan dari Puskesmas dan rumah sakit. Khusus untuk administrasi vaksinasi melibatkan petugas dari Dinas Pendidikan .
Selain dihadiri Wakil Bupati I Wayan Artha Dipa dan Sekda I Ketut Sedana Merta, pencanangan vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 12-17 tahun itu, juga dihadiri Kapolres Karangasem AKBP Ni Nyoman Suartini SIK. MM.Tr, Dandim 1623 Karangasem, Letkol Inf. Bima Santosa, Kajari Karangasem Aji Kalbu Pribadi SH. MH. (*ger/bfn)













