Lengang, Pengambilan Token PPDB SMP di Denpasar

________________________________________________________________________________

DENPASAR – Pemandangan berbeda saat pelaksanaan verifikasi dan pengambilan token PPDB SMP Negeri di Kota Denpasar. Dihari pertama para orang tua dan siswa berjubel mendatangi Rumah Pintar, Jalan Kamboja Nomor 4 Denpasar.

Namun di hari kedua, sudah mulai nampak lengang setelah diberlakukan lelang untuk verifikasi dan pengambilan token PPDB, Selasa (18/6/19). Salah seorang petugas yang melakukan verifikasi, Putu Tistha mengatakan sejak pagi suasana memang sepi.

“Kemarin baru ramai. Sekarang sepi,” katanya.

Selain di Rumah Pintar, suasana di SMPN 3 Denpasar juga lengang. Di sekolah ini, tampak hanya ada panitia PPDB dan OSIS yang membantu verifikasi duduk-duduk di ruangan tersebut.

Hari pertama jumlah antrean di sekolah ini capai 400. Hari kedua hanya 186. Kondisi antrian verifikasi dan pengambilan token pendaftaran PPDB hari kedua ini memang berbeda dengan hari pertama. Suasana ramai pada hari ini diinformasikan ada di SMP Negeri 8 Denpasar.


Saat hari pertama pengambilan token tampak ribuan orang tua siswa dan siswa memadati sekolah-sekolah SMP Negeri di Denpasar. Mereka berlomba, seakan-akan verifikasi dan kecepatan mendapat token jadi penentu diterima atau tidaknya di sekolah tersebut.

Padahal sesuai jadwal, proses verifikasi ada tiga jalur PPDB yakni jalur inklusi dan kurang mampu, jalur zona jarak terdekat, dan jalur zona kawasan. Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Denpasar, I Wayan Gunawan menenggarai hal ini dikarenakan adanya informasi salah yang diterima masyarakat.

“Sebenarnya tidak ada perbedaan yang menonjol dengan sistem verivikasi sebelumnya. Karena tahun lalu juga jumlahnya tamatan SD 13 ribu lebih dan yang diterima di SMP negeri yaitu 3 ribuan. Perbedaannya, tahun lalu masih menggunakan NEM dan tahun ini NEM tak berlaku,” ujarnya.

Gunawan menenggarai, adanya antrean orangtua dan siswa akibat dari adanya kabar yang dihembuskan oleh pihak yang tidak bertanggungjawab bahwa proses verifikasi dan mengambil token ini dianggap sudah proses pendaftaran. (ari/ger)