Forkopimda Karangasem Bahas Inflasi

Antisipasi Penimbunan, Distribusi BBM ke Nelayan Dipastikan Aman

Bupati Karangasem I Gede Dana saat memipin rapat Forkopimnda membahas Inflasi pasca kenaikan harga BBM

KARANGASEM, Balifactualnews.com—Polres Karangasem  melakukan antisipasi terhadap kemungkinan ada penimbunan BBM  pasca kenaikan harga yang dilakukan Pemerintah.  Antisipasi tak sebatas melakukan pengamanan  distribusi BBM ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), namun dibahas dalam rapat Forkopimda di ruang rapat Wakil Bupati, Senin (5/9/2022).

Rapat Forkopimda  yang dipimpin Bupati Gede Dana, focus membahas  inflasi terhadap imbas kenaikan harga BBM.  Rapat  juga dihadiri Ketua DPRD I Wayan Suastika, Kapolres AKBP Ricko AA Taruna, Dandim 1623 Letkol Inv. Sutikto MS, Wakil Bupati I Wayan Artha Dipa, Sekda I Ketut Sedana Merta dan instansi terkait lainnya.

Dalam rapat itu, Gede Dana mengutarakan,  hasil menitoring pasar yang dilakukan bersama jajaran Forkopimda, pihaknya belum menemukan harga kebutuhan pokok mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

“Hasi monitoring pasar yang kami lakukan dengan Pak Kapolres harga kebutuhan pokok masih stabil, hanya telor yang mengalami kenaikan 10 rupiah  per butir,” ucap Gede Dana.

Dikonfirmasi terpisah, Kapolres Karangasem AKBP Ricko Abdilan Andang Taruna, mengatakan, pasca kenaikan harga BBM, pihaknya sudah melakukan langkah antisipasi terhadap kemungkinan adanya penimbunan BBM, terutama pasokan BBM untuk para nelayan.

Menghindari terjadinya penimbunan, Kapolres dengan tegas menginstruksikan  kepada SPBU yang ada di wilayahnya untuk  tidak melayani pembeli dengan menggunakan jerigen, karena  rentan melakukan penimbunan.

“Kami  sudah berkoordinasi dengan   pemerintah daerah (Pemkab Karangasem) terkait pasokan BBM untuk para nelayan dipastikan aman,” ucap AKBP Ricko.

AKPB Ricko menambahkan,  sampai saat ini  belum ditemukan adanya penimbunan BBM  pasca kenaikan harga.  Itu terjadi karena sebelum  harga BBM naik, pihaknya sudah melakukan penggalangan dengan pihak SPBU.

“Hasil penggalangan, tidak terlihat ada kelangkan BBM. Ini  menunjukkan tidak ada penimbunan, dan semua semua terproduksi dengan baik,” tegas  AKBP Ricko. (tio/bfn)