KARANGASEM, Balifactualnews.com – Awal tahun 2023 ini, dari data Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Karangasem mencatat adanya kenaikan kunjungan wisatawan dari mancanegara ke bumi tanah aron.
Ketua PHRI dan IHGMA Karangasem I Wayan Kariasa kepada media ini Selasa(10/1/2023) mengatakan , dibandingkan dengan tahun lalu, mengawali tahun 2023 ini meski kenaikan kunjungan tamu mancanegara baru mencapai 10 persen, namun kenaikan sebesar itu lebih baik.
Baca Juga : Gubernur Koster Menggelar Lomba Ogoh Ogoh Menyambut Hari Raya Nyepi 2023
Kariasa meyakini, pelan namun pasti pariwisata Karangasem akan semakin membaik dari sebelumnya. Terlebih dengan dicabutnya pemberlakukan PPKM Jawa-Bali kata dia, akan memberikan efek yang positif untuk peningkatan jumlah kunjungan wisatawan.
“Kita tetap optimis dan yakin, bahwa kunjungan wisatawan khususnya ke Kabupaten Karangasem akan semakin meningkat. Apalagi PPKM sudah dicabut, kunjungan bisa lebih baik di bulan kedepannya,” terang Kariasa.
Sementara itu, pasca Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati bersama Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Sandiaga Uno, menyambut kedatangan wisatawan pertama yang mengunjungi Bali di tahun 2023, mengatakan, untuk target kunjungan wisman ke Indonesia pada 2023 sebanyak 7,4 juta orang dan tentu Bali akan jadi tulang punggung dalam pencapaian target tersebut.
“Diharapkan Bali mencapai 4 juta kunjungan. Tahun 2022 ini saja target kunjungan wisman sebanyak 1,5 juta ke Bali dan kemudian meningkat mencapai 1,8 juta dan bahkan melebihi 2,2 juta kunjungan. Target Pariwisata dan UMKM nya, lapangan kerjanya terpenuhi, padahal kita mulai ‘start’ Maret (pasca pembukaan pintu internasional, red),” ungkap Sandiaga.
Sandiaga juga mengakui, pihaknya sangat optimis dengan tren yang ada dan diharapkan jadi momentum lanjutan pemulihan Pariwisata. “Jadi kami sangat optimis tahun 2023 akan menjadi tahun kebangkitan penuh kami, apalagi PPKM sudah dibuka,” tambahnya.
Baca Juga : Tiga Putra Karangasem Adu Kuat Rebut Kursi DPD RI
Seanda juga disampaikan Wagub Cok Ace, optimisme bahwa 2023 akan jadi tahun kembalinya Bali menjadi destinasi wisata nomor satu dan berjaya lagi di sektor pariwisata. “Tadi mereka (pasangan asal Toronto, red) katanya ingin berlibur 1 bulan di Bali. Sekarang rata-rata (lama tinggal wisatawan,red) baru setengah sampai satu minggu. Mudah-mudahan ini awal untuk kembali ke masa kejayaan Pariwisata Bali dengan masa tinggal wisatawan rata rata 10 Hari,” katanya.
“Saya berharap ini menjadi awal yang baik bagi masyarakat Bali, mari sambut tahun 2023 dengan penuh harapan dan optimisme dan kita bisa bangkit kembali,” imbuh Penglingsir Puri Ubud itu. (ger/bfn)













