KARANGASEM,Balifactualnews.com—Tinggal seorang diri di rumah (gubuk reot, red) seorang janda asal Banjar Abiansoan, Desa Bungaya Kangin. Kecamatan Bebandem, Kabupaten Karangasem, ditemukan membusuk di dalam kamar tidur. Selusur kali selusur, diketahui janda tersebut sudah meninggal dunia 5 hari setelah ditemukan warga.
Informasi yang dihimpun, Kamis (2/3/2023) menyebutkan, janda berusia 80 tahun yang belakangan diketahui bernama Ni Wayan Merta, diduga meninggal dunia karena sakit. Rumah tempat tinggalnya yang sepi tanpa penghuni, membuat kepergian korban nyaris tidak diketahui orang.
Adalah Ni Nengah Gatri, tetangga korban yang pertama kali mengetahui kejadian itu. Perempuan paruh baya ini tahu korban meninggal dunia setelah mencium bau busuk yang menyengat, berhembus dari pekarangan rumah korban, Rabu (1/3/2023) sekitar pukul 16.00 Wita.
“Saya sempat memanggil korban, tapi tak ada yang menjawab. Bau busuk yang begitu menyengat, saya tak kuat dan keluar mencari Pak Komang Wijana (Kadus Abiansoan, red),” terang Gatri
Kabar dari Gatri membuat Komang Wijana bersama warga sekitar bergegas mengecek kondisi rumah korban. Tiba di lokasi, Wijana dan warga mendapati korban sudah meninggal dunia. Jasadnya mulai hancur karena sudah dikerubuti ulat belatung dan membusuk. Tak menunggu aba-aba, Wijana lantas melaporkan temuannya itu ke Polsek Bebandem.
Tak berselang lama dari laporan itu, petugas Polsek Bebandem meluncur ke lokasi untuk mengevakuasi jenazah korban menuju tempat pemakaman (setra) Desa Adat Abiansoan.
Kapolsek Bebandem, AKP I Nengah Sonia, melalui Kanit Reskrim IPDA Gede Alit, membenarkan penemuan mayat seorang janda di Banjar Abiansoan tersebut.
Melihat kondisi mayat yang ada, korban diperkirakan sudah meninggal dunia lima hari sebelum ditemukan oleh warga,” terang IPDA Alit, seraya menambahkan, korban meninggal dunia karena sakit-sakitan. Saat meninggal dunia korban sendirian di rumah, karena anaknya tinggal di Denpasar. (tio/bfn)













