Ratusan Warga Muntigunung “Demo” Bupati Mas Sumatri

________________________________________________________________________________

KARANGASEM — Ratusan Warga Dusun Muntigunung, Desa Tianyar Barat, ngelurug kantor Bupati Karangasem yang beralamat di jalan Ngurah Rai, Amlapura, Senin (8/7/19) pagi tadi.

Kedatangan mereka untuk menanyakan kejelasan bantuan bedah rumah yang dihibahkan Pemkab Badung melalui bantuan Pajak Hotel Restoran sebesar Rp 20 milyar.

Bantuan tersebut merupakan usulan tahun 2018, dan akan di realisasikan untuk 400 KK warga Muntigunung.

Sayangnya kedatangan warga Muntigununung itu tidak langsung bisa menemui Bupati Mas Sumatri. Sat Pol PP Pemkab Karangasem “memblokade” keinginan masyarakat itu, dan meminta agar masyarakat Muntigunung menunggu di Lapangan Tanah Aron, timur Kantor Bupati Karangasem.


Kepala Desa Tianyar Barat I Gede Agung Pasrisak Juliawan, menampik kedatangan warganya sebagai aksi demo, tapi ratusan warga yang datang dengan menggunakan pakaian adat madya itu untuk menemani dirinya berkaitan dengan rapat membahas bantuan bedah rumah Pemkab Badung yang dikhususkan untuk Desa Muntigunung.

“Bukan demo, dia minta ikut menemani saya karena ada rapat membahas bantuan bedah rumah ini bersama Ibu Bupati dan Pejabat terkait lainnya,” ucap Agung Pasrisak usai rapat tersebut.

Rapat super mendadak itu dipimpin langsung Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri, didampingi Sekda I Gede Adnya Mulyadi, Kadis Perkim I Made Suama dan pejabat lainnya, serta Forum Perbekel Bali I Gede Pawana.

Pada intinya persoalan bedah rumah bantuan Pemkab Badung yang di usulkan tahun 2018 itu dipastikan direalisasikan pada APBD induk 2019.

Menurut Agung Pasrisrak, sebelumnya warga merasa khawatir kalau bantuan bedah rumah Pemkab Badung itu tidak akan terealisasi. Pasalnya APBD Karangasem tahun 2018 banyak menyisakan silva termasuk didalamnya program bedah rumah yang tidak berjalan.

“Memang ada kekhawatiran seperti itu, tapi sekarang masyarakat sudah tahu kejelasannya, bahwa mereka akan menerima bantuan rumah itu secepatnya di tahun 2019 ini,” ucap Perbekel yang juga Ketua Pemuda Pancasila Karangasem itu.

Sementara itu, Kadis Perkim Pemkab Karangasem I Made Suama mengatakan, pihaknya memastikan bantuan bedah rumah dari Pemkab Badung untuk 400 KK warga Muntigunung itu tidak sampai tercecer. Pasalnya dalam surat yang dilayangkan Pemkab Badung program rumah senilai Rp 20 milyar itu memang di plot untuk warga Dusun Muntigunung.

“Bantuan bedah rumah dari Pemkab Badung ini merupakan program untuk mengentaskan gepeng yang ada di sana. Datanya sudah lengkap, tahun 2019 ini bantuan itu sudah pasti terealisasi,” ucap Suama dihadapan ratusan warga Muntigunung yang dengan setia menunggu kabar itu sejak pukul 10.30 Wita dilapangan Tanah Aron.

Pernyataan, Suama itu disambut suka cita warga Muntigunung. Setelah tahu kapan bantuan bedah rumah tersebut akan direaliasikan, mereka langsung pulang ke rumah masing-masing dengan mengendarai mobil dan sepeda motor. (tio)