Target PABSI Bali di Pra-PON Lolos Maksimal

target-pabsi-bali-di-pra-pon-lolos-maksimal
Ket Foto : Ketum PABSI Bali, I Wayan Bun Setiadi atau Obit. Foto : bfn/ena

DENPASAR, Balifactualnews.com – Pengprov PABSI Bali memastikan nantinya dikirim 6 lifter putra dan putri yang siap bersaing berebut tiket di ajang pra-PON pada 7 Juli tahun 2023 di Bandung. Pada pra-PON nantinya PABSI Bali tak memancang target muluk-muluk, sementara fokus lolos sebanyak-banyaknya. Target utama dipancang dalam justeru saat PON XXI/2024 di Aceh dan Sumatera Utara (Sumut).

Diakui Ketua Umum Pengprov PABSI Bali, I Wayan Bun Setiadi. Pria yang akrab disapa Obit itu memaparkan, 6 atlet tersebut merupakan lifter yang hasil angkatannya mampu bersaing di tingkat nasional. “Mereka ini merupakan pantauan hasil Porprov Bali XV, kejurnas 2022, dan PON Papua. Meski ada lifter yang dapat emas di Porprov Bali lalu tapi angkatannya tidak bisa bersaing di nasional, tidak kami kirim,” kata Obit di KONI Bali, Senin (3/4/2023).
Saat ini dirinya masih berhitung secara sistematis untuk menentukan lifter dan kelas yang akan diturunkan. “Karena intinya kami harus menurunkan lifter yang kelasnya menguntungkan untuk Bali sehingga tiket PON itu bisa kami raih,” tekadnya.

Lalu kapan tim definitif dibentuk ? Diakui Obit, karena pra-PON di bulan Juli ahun 2023, setidaknya pertengahan bulan April tahun 2023 ini tim inti sudah terbentuk. Dengan demikian di bulan berikutnya bisa fokus untuk mengetes angkatan di kelas masing-masing sampai menjelang Pra-PON. Dan kabar baiknya, untuk PON Aceh-Sumut mendatang dipastikan ada penambahan nomor dibandingkan PON Papua lalu. “Kalau di Papua kemarin ada 7 nomor putra-putri, sedangkan di Aceh-Sumut nanti ada 10 nomor putra-putri. Gambaran sudah ada, kini tinggal hitung-hitungan peluang, karena peluang menuju PON tahun depan cukup besar jika kami tepat melakukan kalkulasi,” jelas Obit.

Lifter yang kini dalam pantauan disebutkannya, diantaranya ada dua lifter muda yakni David serta Dewa Ayu Melly. Sementara lifter yang sudah senior ada nama Ketut ‘Banat’ Ariana yang notabene peraih medali perunggu di PON Papua lalu. “Soal rival nanti datangnya dari Jawa Barat, Jawa Timur, Lampung dan Jambi,” tutup Obit. (ena/bfn)