Air Bah Hanyutkan Rumah Warga Santi, Satu Orang Meninggal Dunia

*Satu Korban Hanyut Belum Ditemukan

air-bah-hanyutkan-rumah-warga-santi-satu-orang-meninggal-dunia
Relawan Kebencanaan berhasuk menemukan Gusti Ayu Agung Pradnya Aprilianti dalam kondisi sudah meninggak dunia

KARANGASEM, Balifactualnews.com—Hujan deras yang mengguyur sebagian wilayah di Karangasem, sejak  dua hari lalu, memunculkan  air bah pada aliran sungai di wilayah Banjar Santi, Desa Selat berbatasan dengan Desa Amertha Buana, Kecamatan Selat,  Kabupaten Karangasem, Senin (17/10/2022).

Informasi yang dihimpun menyebutkan meluapnya air sungai di wilayah tersebut,  selain menggerus rumah  Milik I Gusti Ngurah Supartha (43), yang berada di bantaran Sungai. Kondsi itu membuat keluarga malang itu hanyut terbawa arus sungai.

Dua orang anak korban yang hanyut,  yakni I Gusti Ayu Agung Pradnya Aprilianti (18) ditemukan dalam kondisi sudah meniggal dunia dan saat ini sudah dibawa ke Puskesmas Selat, sedangkan  adik korban yang ikut tergerus air bah, yakni  I Gusti Ngurah Wedana Putra (8), belum ditemukan dan  sampai saat ini masih dilakukan pencarian oleh Tim kebencanaan.

Sementara  itu, orang  tua korban, yakni I Gusti Ngurah Supartha  bersama istrinya I Gusti Ayu Kartini (38), serta Putrinya I Gusti Ayu Trisna Apsari (17), selamat dari musibah itu.

Kepala  Pelaksana BPBD Karangasem, Ida Bagus Ketut Arimbawa, mengatakan, musibah air bah itu terjadi  sekitar pukul 04.00 Wita, pasca hujan derah mengguyur wilayah tersebut sejak dua hari sebelumnya.

“Kami mendapatkan laporan ada rumah warga  hanyut tergerus air bah langsung meluncur ke lokasi. Pencarian dilakukan sekitar  05.00 Wita dilakukan oleh relawan dibantu warga masyarakat disekitar lokasi  kejadian. Upaya pencarian juga dibantu  personil  Polsek Selal dan Koramil Selat. Sekitar pukul 06.30 Wita,  korban I Gusti Ayu Agung Pradnya Aprilianti ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia,” terang IB Arimbawa, seraya menambahkan upaya pencarian korban  hanyut yang belum ditemukan sampai saat ini  masih dilakukan oleh tim. (tio/bfn)