BADUNG, Balifactualnews.com Kabupaten Badung menjadi magnet bagi pemerintah daerah di Indonesia untuk belajar penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan di Badung. Hampir setiap hari ada saja kunjungan daerah lain untuk tukar menukar informasi dan belajar ke Badung. Seperti tampak, Rabu (16/10/19), giliran Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten/Kota wilayah kerja Bank Indonesia Cirebon yang mewilayahi empat daerah (Cirebon, Kuningan, Majalengka dan Indramayu) belajar ke Badung yang diterima Wabup Badung I Ketut Suiasa.
“Kunjungan dalam rangka saling tukar informasi mengenai pengendalian inflasi daerah sekaligus belajar terobosan percepatan pembangunan,” kata Suiasa. Ia menjelaskan, dalam pengendalian inflasi, Badung sudah membentuk TPID. Dengan adanya TPID, Badung benar-benar dapat mengendalikan inflasi dengan baik.
“Tentu dalam pelaksanaanya harus taat pada azas, prinsip pengendalian yang mencakup 4K yaitu ketersedian pasokan, ketetapan harga, kelancaran produksi dan distribusi serta komunikasi yang efektif,” ucapnya.
Ditambahkan pada tahun 2018 Badung telah mengembangkan program Kembang Tri PURA (Pengembangan Tiga Pangan Utama Strategis), dengan pengembangan tiga sektor komoditi yaitu ayam petelor, bawang merah dan cabai. Karena dari sembilan bahan kebutuhan pokok, tiga pangan utama ini sangat labil menimbulkan gejolak inflasi.
“Untuk itu dengan pengembangan program Kembang Tri PURA ini diharapkan mengantisipasi dan menekan gejolak inflasi,” ucapnya.














