________________________________________________________________________________
KARANGASEM — Kemarau panjang membuat sebagian masyarakat di wilayah pedesaan Karangasem menjerit. Mereka seperti “tercekik” menyusul air minum yang menjadi kebutuhan utama mulai seret.
Beberapa wilayah tandus seperti Kubu dan Abang, masyarakatnya mulai meronta akibat dilanda krisis air minum (KAM). Beruntung Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karangasem bersikap sigap. Bekerjasama dengan PMI dan PDAM Karangasem, beberapa desa yang mengalami krisis air minum sudah mulai dibantu 5000 liter air minum yang didistribusikan melalui kendaraan tangki.
















