BPC PHRI Karangasem Gelar Konser Amal Ibu Pertiwi

________________________________________________________________________________

KARANGASEM — Bekerjasama dengan Badan Pengurus Cabang (BPC) Indonesia Hotel General manager Assocation, Badan Pengurus Cabang (BPC) Perhimpunan Hotel dan Restaurant Indonesia, Karangasem menggelar kegiatan sosial bertajuk “Konser Amal untuk Ibu Pertiwi”.

Kegiatan yang digelar , Kamis (9/5/19) lalu itu juga dihadiri para pecinta lingkungan dunia dan organisasi pecinta lingkungan lainnya seperti Trash Hero.

Ketua BPC PHRI Karangasem I Wayan Kariasa, dikonfirmasi, Sabtu (11/5/19) menyebutkan, kegiatan yang dilaksanakan mulai sore hari hingga malam di Ashyana Candidasa Beach Resort Candidasa itu juga dihadiri ketua Trash Hero Budi.

Konser amal berlangsung sangat meriah dan mendapat sambutan antusias dari para pelaku wisata Candidasa. Bukan hanya itu tampilan Mo Joh, musisi music acoustic dari German, juga semakin menghipnotis pengunjung untuk tidak beranjak dari acara tersebut.

“Music acoustic yang ditampilkan Mo Joh sarat membawa pesan untuk menjaga ibu pertiwi dengan tidak membuang sampah plastik dan penggunaan plastik sekali pakai sehingga alam yang kita cintai ini,” ucap Kariasa.

PHRI dan IHGMA, kata Kariasa sangat konsen akan hal pelestarian lingkungan tersebut sebelum Pergub pelarangan penggunaan plastik sekali pakai itu dibuat.


“Kita selalu konsen akan pelestarian lingkungan ini. Bersama Trash Hero, dan komunitas lainnya kita selalu membuat kegiatan bersih-bersih sampah plastik,” katanya.

PHRI kata dia, terus mendorong dan bekerjasama maksimal dengan organisasi-organisasi kemasyarakatan yang punya kepedulian dengan lingkungan sekaligus membantu pemerintah daerah dalam mewujudkan Karangasem bebas sampah plastik.

“Kita di Karangasem mengandalkan pariwisata gunung dan laut sehingga menjadi tanggungjawab kita bersama untuk menjaga kelestariannya,” ucapnya.

Pariwisata, lanjut Kariasa, bukan semata-mata ekonomi yang di rasakan bagi orang-orang yang terlibat langsung seperti karyawan hotel maupun restoran, namun banyak membawa efek terhadap perekonomian seperti pertanian, kerajinan, budaya, seni dan banyak lainnya.

“Kami sangat senang, konser amal untuk ibu pertiwi ternyata mendapatkan apresiasi positif banyak pihak termasuk para pengunjung yang hadir. Mereka berharap kegiatan ini digelar rutin,” ucapnya.

Sementara Ketua Trash Hero, Budi, mengatakan, pelestarian lingkungan agar terhindar dari sampah plastik, perlu adanya edukasi masyarakat utamanya anak-anak sekolah sehingga sejak dini bisa memahami akan bahayanya sampah plastik,” pungkas Budi. (tio)