KARANGASEM, Balifactualnews.com BPN Pusat menggelar proyek swakelola perbaikan kualitas data tanah di kabupaten Karangasem. Hal tersebut dimaksudkan untuk mendata dan
menginput ke komputer tanah yang sudah ada sertifikatnya agar dipetakan letak lokasinya melalui citra satelit.
Minggu, (8/12/19), giliran enam Banjar se-desan Abang yang mendapat giliran seperti Abang Kaler, Abang Jeroan, Kihkian, Waliang dan Tanah Aji, Abang Kelod. Dan juga warga luar desa yang lokasi tanahnya di desa Abang. Warga desa Abang satu persatu datang ke gedung Serbaguna Abang. Mereka datang dengan membawa surat fotocopy maupun surat asli dari sertifikat tanah yang mereka miliki.
Sementara itu koordinator kegiatan tersebut, Oki Samuel Damanik 23 asal Medan menjelaskan, jika kegiatan ini adalah Proyek Swakelola perbaikan kualitas Data dari BPN Pusat dan saat ini
pemetaannya untuk se-Kabupaten Karangasem.
“Ini proyek BPN Pusat, tugas kita memetakan tanah yang sudah bersertifikat tapi belum memiliki titik koordinat,” ujarnya. Pihaknya juga menambahkan jika yang belum terdaftar biasanya dari tahun 2009 kebawah.
Hal itu dikarenakan kendala alat. Belum ada alat yang bagus jadi titik koordinatornya mungkin ada yang belum pas. “Saat ini kita posisikan sertifikat itu ke posisi yang semestinya,” jelasnya. Dari data yang terekam memang ada beberapa tanah yang posisinya koordinatnya tidak pas maka inilah yang kita perbaiki.
Sementara manfaat dari pemetaan ini agar kedepannya mencegah adanya saling klaim atas letak tanah yang sudah disertifikatkan. Nantinya data yang masuk langsung dikirim ke BPN pusat, dan akan langsung terdaftar melalui aplikasi online Sentuh Tanahku. Masyarakatpun bisa dengan mudah melihat bentuk tanah yang telah dipetakan. Warga juga bisa mengecek tanahnya melalui aplikasi ini, jika belum berarti harus segera di daftarkan.














