KARANGASEM, Balifactualnews.com—Kantor Badan Pusat Statistik Karangasem bersiap-siap melakukan pendataan awal resgitrasi sosial ekonomi (Regsosek). Pendataan ini bertujuan untuk mempercepat penghapusan kemiskinan ektrem sesuai instruksi nomor 4 tahun 2022.
Memaksimalkan pendataan yang dimulai bulan Oktober itu, Badan terkait langsung melakukan audiensi dengan Bupati Karangasem I Gede Dana, dengan harapaan mendapatkan dukungan dari pemerintah setempat.
Audiensi Kepala Kantor BPS Karangasem, Ketut Mondai The And bersama rombongan diterima langsung Bupati Gede Dana di ruang rapat Kantor BPKSDM, Senin (19/9/2022). Pertemuan yang berlangsung hangat itu, Bupati didampingi Asisten II, I Wayan Suardana dan pejabat lainnya.
Dihadapan Bupati Gede Dana, Kepala BPS Karangasem Ketut Mondai The And, memaparkan, bahwa pendataan awal Regsosek bertujuan untuk menyediakan sistem dan basis data seluruh penduduk yang menjadi persyaratan utama reformasi sistem perlindungan penduduk.
Pendataan Regsosek, kata Ketut Mondai, meliputi profil, kondisi sosial, ekonomi, dan tingkat kesejahteraan yang terhubung dengan data induk kependudukan serta basis data lainnya hingga tingkat desa/kelurahan. Penyediaan data sosial ekonomi ini bersifat sektoral dan menjadi data yang terintegrasi dan akurat.
“Pendataan awal Regsosek akan menghasilkan data terpadu. Tidak hanya untuk perlindungan sosial, tapi menyangkut keseluruhan program yang dibutuhkan masyarakat untuk kebijakan pemerintah yang lebih terarah dan untuk kepentingan perencanaan serta evaluasi pembangunan,” papar Ketut Mondai The And, dalam pertemuan itu.
Pendataan awal Regsosek yang segera dilakukan Kantor Badan Pusat Statistik mendapat dukungan dari Bupati Karangasem I Gede Dana. Dalam pertemuan itu, Bupati Gede Dana, menegaskan, pendataan awal Regsosek sangat penting, karena berutujuan untuk mempercepat penghapusan kemiskinan ekstreem.
“Ini program pendataan yang sangat bagus, atas nama Pemerintah Kabupaten Karangasem saya sangat mendukung pendataan awal Regsosek yang akan dilaksanakan BPS selama satubulan penuh, dimulai mulai pertengahan oktiber hingga petengahan Nopember mendatang,” tandas Bupati. (tio/bfn)













