Dewan Ingatkan Eksekutif Selektif Tunjuk Pejabat Brida

Sepakat Bahas Ranperda Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah

dewan-ingatkan-eksekutif-selektif-tunjuk-pejabat-brida
Juru Bicara Fraksi Nawasatya Partai Nasdem, I Kadek Sujanayasa menyerahkan pandangan umum fraksinya kepda Ketua DPRD Karangasem I Wayan Suastika, terkait Ranperda pembentukan dan susunan perangkat daerah yang baru pada rapat paripurna Dewan, Senin (5/11/2022).
banner 120x600

KARANGASEM, Balifactualnews.com—DPRD Karangasem menyepakati raperda pembentukan dan susunan perangkat daerah (Badan Riset dan Inovasi Daerah) untuk dibahas dan secepatnya disahkan menjadi Perda. Kesepakatan itu terungkap dalam pemandangan umum fraksi-fraksi pada rapat sidang paripurna Dewan yang dipimpin langsung Ketua DPRD I Wayan Suastika, Senin (5/12/2022).

Rapat paripurna yang dihadiri langsung Bupati Gede Dana dan pimpinan OPD lainnya, DPRD Karangasem memberikan beberapatan strategis atas raperda pembentukan kelembagaan baru tersebut. Bahkan lima fraksi di DPRD, yakni fraksi PDI Perjuangan, Partai Golkar, Nawa Satya Partai Nasdem, Gerindra dan Fraksi Catur Warna, meminta eksekutif untuk lebih selektif menunjuk  pejabat pada lembaga tersebut dan harus sesuai dengan kompetensi yang dimiliki.

Fraksi PDI Perjuangan misalnya. Dalam pemandangan umumnya yang dibacakan Ni Kadek Dewi Sri Wahyuni, menyatakan mendukung sepenuhnya raperda tersebut disahkan menjadi perda karena berfokus kepada tujuan mensejahterakan dan pembangunan masyarakat Karangasem.

Kendati demikian, fraksi pendukung pemerintahan ini tetap memberikan catatan kritis, yakni menyangkut pembentukan dan susunan perangkat daerah harus bersifat praktis dan pengisian jabatan juga menempatkan orang-orang yang tepat sesuai dengan kompeten pada bidang yang dimiliki ( the man women on the right place).

Fraksi Nawa Satya Partai Nasdem juga memberikan catatan serupa. Melalui juru bicara I Kadek Sujanayasa, Fraksi Nawa Satya Partai Nasedem, memperjelas, bahwa Brida sebagai lembaga baru yang ada di daerah dibentuk berdasarkan Perpres 78 tahun 2021 tentang Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Badan ini dibentuk sebagai penunjang pemerintahan dan menjalankan kebijakan penelitian, pengembangan, pengkajian dan penerapan serta investasi dan inovasi yang teritegrasi.

Fraksi Nasdem berharap, keberadaan Brida di Karangasem diharapkan bisa mensinergikan pemanfaatan hasil riset dan inovasi untuk menyelesaikan isu strategis daerah guna mendorong peningkatan daya saing daerah.

“Pemerintah Karangasem harus terus melakukan inovasi-inovasi dan trobosan , khususnya untuk pemulihan ekonomi dan infrastruktur, demi kemajuan daerah dan kesejahteran masyarakat,” ucap Sujanayasa saat membacakan pemandangan umum fraksinya.

Fraksi Partai Golkar, Gerindra dan Fraksi Catur Warna, juga sependapat pembentukan lembaga baru tersebut karena sudah dipayungi undang-undang. Melalui juru bicara I Wayan Dikep, Fraksi Golkar tetap meminta kejelasan terkait konsekuensi hukum atas pembentukan Badan Riset dan Inovasi Daerah yang rencananya akan digabung dengan Badan Perencanaan , Penelitian dan Pembangunan Daerah Bappeda tersebut.

Terkait padangan umum fraksi-fraksi atas raperda tentang perubahan pembentukan kelembagaan baru itu, Bupati Gede Dana, menegaskan, pembentukan Badan Riset dan Inovasi Daerah tersebut akan membuka peluang untuk menggali potensi yang dimiliki Kabupaten Karangasem. Muaranya untuk kemajuan dan perkembangan tatanan kehidupan dan poerekonomian masyarakat.

“Kami sangat berterimakasih semua fraksi di DPRD sudah menyepakti untuk membahas dan secepatnya mengesahkan Raperda pembentukan dan susunan perangkat daerah yang baru untuk disahkan menjadi perda. Karena ini menyangkut riset peneitian dan inovasi, kami pastikan pejabat yang ditempatkan nanti adalah pejabat yang kompeten pada bidangnya,” pungkas Gede Dana. (tio/bfn)