Di Karangasem Sholat Ied Dijaga Pecalang

________________________________________________________________________________

KARANGASEM — Ada yang menarik dari pelaksanaan sholat ied umat muslim di Karangasem, di Lapangan Tanah Aron, Amlapura, Rabu (5/6/19) pagi tadi. Ratusan umat muslim yang sedang melakukan sholat di tanah lapang itu mendapatkan penjagaan dari puluhan pecalang. Itu dilakukan sebagai bentuk toleransi dan kerukunan antar umat beragama yang selama ini sudah terjalin dengan baik.

Sholat ied sendiri dipimpin imam Ustad Ubaidian. Selain Pecalang, pengamanan berlangsungnya sholat sambut hari Idul Fitri 1440 H itu juga dilakukan jajaran kepolisian Polres Karangasem dan jajaran Kodim 1623 Karangasem.

“Pengawalan ini sudah menjadi warisan temurun leluhur kami di Karangasem. Bagi kami umat muslim, kresten konghucu, sudah menjadi bagian dara keluarga kami,” ucap salah seorang anggota Pecalang Desa Adat Karangasem, I Gusti Kusuma Yuda.


Dikatakan, menjaga umat muslim dalam melakukan sholat ied, sudah menjadi tradisi tahunan. Tradisi ini tidak hanya berlaku saat umat muslim merayakan idul fitri saja, saat ada upacara besar lainnya, krama Hindu selalu ikut serta di dalamnya.

“Toleransi antar umat beragama ini merupakan warisan leluhur Hindu kami di Karangasem. Antara kami dengan umat lainnya tidak mungkin bisa dipisahkan, karena itu kami selalu menyebutkan umt lain sebagai krama (keluarga),” ucapnya .

Dijelaskan, di Karangasem keragaman umat beragama sangat kental sekali, seperti halnya saat upacara Kesanga ( Nyepi), Umat muslim dan umaty lainnya ikut bersama mengamankan ritual persembayangan yang dilaksanakan krama Hindu.

“Beginilah cara kami di Karangasem dalam menghormati keberagaman, tanpa harus menghilangkan nilai-nilai toleransi yang diwariskan leluhur kami dulu,” pungkas Kusuma Yuda. (eko/tio)