Ditengah “Teror” Corona, Yayasan Karmadatu Adakan Donor Darah dan Cek Kesehatan Gratis

DONOR DARAH-Yayasan Pasraman Karmadatu, Karangasem, Bali menggelar misi kemanusian berupa donor darah, di tengah merebaknya wabah virus corona yang melanda dunia. (foto:ist)

KARANGASEM Balifactualnews.com – Yayasan  Pasraman Karmadatu, Karangasem, Bali,  kembali menggelar aksi kemanusian berupa  donor darah.  Kegiatan yang bekerjasama dengan PMI Karangasem dilaksanakan ditengah dunia dirajam “teror” Virus Corona”. Ketua panitia  donor darah Yayasan Karmadatu,  I Wayan Suartawa S.Sos, mengatakan, yayasan yang  mengedepankan kegiatan sosial spiritual itu sudah lebih dari 7 kali menggelar kegiatan tersebut. Bahkan saat ini karma baik mepunia darah kepada sesama sudah menjadi  kalender kegiatan dalam 3 bulan sekali.

Terakhir, yayasan yang beranggotakan lebih dari 200 orang  itu, menggelar donor darah, Minggu pekan lalu. Selain melakukan aksi kemanusian tersebut. Yayasan yang didirikan I Gede Putra Mahendra  ini juga menggelar  cek kesehatan gratis kepada  semua anggota yayasan hasil kerjasama dengan Puskesmas Karangasem I.

“Tidak semua  anggota yang mendonor bisa diambil darahnya.  Selain karena  tensi, juga disebabkan HB para pendonor rendah,” jelas Suartawa dikonfirmasi, Jumat (20/3/20).

Kendati demikian, misi kemaanusian yang dilakukan itu, Yayasan Karmadatu berhasil berhasil menyumbangkan  32 kantong darah ke PMI Karangasem.   Rinciannya 6 kantong darah golongan A, 6 kantong, darah golongan B dan 22   kantong darah golongan O.

Ketua Unit Transfusi Darah PMI Karangasem, dr  AA Harri Wijaya, mengatakan, saat ini  UTD PMI Karangasem   masih memiliki beberapa stok darah yang cukup untuk  didistribusikan kepada masyarakat yang sedang membutuhkan. Untuk golongan darah  A  masih ada 22  stok. golongan dari B  20 stok,  golongan darah  O 54 stok  dan golongan darah AB 7 stok.

“Dari jumlah darah yang  masih kita simpat saat ini ada tambahan dari Yayasan Karmadatu dan donor darah dari komunitas lainnya,” ucap dr Harri  yang ikut dalam kegiatan donor darah tersebut .

Dia menjelaskan, sampai saat ini untuk golongan AB masih jarang permintaan.  Itu dikarenakan masa penyimpanan golongan darah AB sangat singkat. “Bagi anggota Yayasan Karmadatu yang memiliki golongan darah AB akan kita lakukan donor ketika nanti ada masyarakat yang membutuhkan,” jelasnya. (ger/son/bfn).