KARANGASEM, Balifactualnews.com – Partai Golkar sangat serius menyambut pemilihan kepala daerah (Pilkada) Seren, 17 November mendatang. Bukti keseriusannya itu, partai besutan Airlangga Hartarto itu, melakukan survei bakal calon kepala daerah (bacakada) secara berlapis.
Bahkan survei tahap II yang berakhir, Kamis (18/7), dilakukan secara random. Setiap warga yang diwawancarai tim survei memakan waktu sekitar 1 jam.
Tokoh Bacakada Karangasem yang di survei Partai Golkar, yakni I Nengah Sumardi, I Nengah Swadi dan I Gusti Putu Parwata. Ketiganya merupakan tokoh muda Karangasem. Namun dari ketiga tokoh itu, hanya I Nengah Sumardi merupakan kader Golkar yang ikut berproses dalam survei tahap II tersebut. Sedangkan Swadi dan I Gusti Putu Parwata merupakan tokoh independen.
Ketua DPD II Golkar Karangasem, I Gusti Ngurah Setiawan dikonfirmasi, Rabu (16/7), mengatakan, survei tahap II Bacakada Karangasem berbeda dengan survei tahap pertama. Perbedaan terlihat dari hasil survei. Survei tahap pertama hasilnya langsung di publikasi, sedangkan survei tahap II yang hasilnya keluar Kamis (25/7) tidak dipublikasi dan langsung disetor ke DPP.
“Alasan hasil survei tahap II tidak dipublikasi, karena DPP langsung mengkaji dan meneliti secara mendalam hasil survei tersebut untuk menentukan salah satu figur yang tepat untuk mendapatkan rekomendasi. Dan ini berlangsung di seluruh Indonesia,” kata Setiawan.
Setiawan, menambahkan, dari tiga tokoh yang disurvei, DPP Golkar dipastikan akan memilih yang terbaik. Hal itu dilakukan karena Golkar ingin menang di Pilkada Karangasem.
“Kader sudah pasti memiliki nilai plusnya. Tapi DPP tetap akan menentukan pilihan yang terbaik dari ketiganya. Harap bersabar, nanti kalau rekomendasinya sudah keluar pasti saya info,” pungkas Ngurah Setiawan. (tio/bfn)













