KARANGASEM, Balifactualnews.com – Di tengah nuansa sakral perayaan Hari Raya Galungan dan Kuningan, Ketua DPRD Kabupaten Karangasem, I Wayan Suastika, menyampaikan ucapan selamat yang penuh makna kepada seluruh umat sedharma. Suasana damai dan semangat kemenangan dharma (kebaikan) atas adharma (keburukan) menjadi latar dari pesannya yang menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai spiritual dalam kehidupan sosial.
Dalam pernyataannya, Minggu (16/11), Suastika menyampaikan harapan agar sinar suci Ida Sang Hyang Widhi Wasa senantiasa membimbing masyarakat Karangasem. Ia menegaskan bahwa tuntunan tersebut sangat penting dalam menghadapi berbagai tantangan zaman, agar umat tetap berada di jalan kebenaran dan terhindar dari tindakan yang menyimpang.
“Perayaan Galungan dan Kuningan bukan hanya perayaan ritual keagamaan, tetapi juga momentum bagi kita untuk memperkuat integritas moral serta rasa kebersamaan,” ujar Suastika.
Ia menilai bahwa makna dari dua hari suci ini sangat relevan di tengah dinamika kehidupan masyarakat yang semakin kompleks.
Politisi Fraksi PDIP tersebut juga menyoroti bahwa ucapan selamat hari raya memiliki arti lebih dalam dibanding sekadar tradisi yang diulang setiap tahun. Menurutnya, setiap ucapan membawa pesan kebaikan dan menjadi sarana mempererat hubungan sosial antarsesama. Dalam setiap kata yang disampaikan terdapat doa untuk keselamatan, kesejahteraan, serta ketenangan batin bagi seluruh warga.
“Ucapan itu sendiri menjadi jembatan antarhati, memperkuat rasa persaudaraan, dan mengingatkan kita bahwa kebaikan harus terus diperjuangkan,” tambahnya.
Lebih jauh, Suastika mengajak masyarakat menjadikan perayaan Galungan dan Kuningan sebagai momentum refleksi diri. Ia menekankan pentingnya menjaga keharmonisan, meningkatkan toleransi, serta memperkuat komitmen bersama dalam memajukan Karangasem.
Dengan pesan penuh harapan tersebut, Suastika menutup ucapannya dengan doa agar perayaan Galungan dan Kuningan membawa kedamaian, memperkokoh nilai dharma, serta menghadirkan keberkahan bagi seluruh umat sedharma di Kabupaten Karangasem. (tio/bfn)













