Jalan Selat-Sebudi Benyah Latig, Pemprov Bali Tutup Mata

jalan-selat-sebudi-benyah-latig-pemprov-bali-tutup-mata
Jalan Provinsi Jalur Selat-Sebudi sudah 10 tahun rusak, namun belum tersentuh perbaikan.

KARANGASEM, Balifactualnews.com– Jalan berstatus milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali  di jalur utama menuju Pura Pasar Agung Desa Sebudi, Kecamatan Selat, Kabupaten Karangasem,  tepatnya di wilayah Banjar Dinas Selat Kaja dan Selat Kelod. Benyah latig. Selain berlubang kondisi badan jalan berhotmix itu juga banyak yang sudah mengelupas.

Pantauan di lapangan,  Senin ( 22/4/2024), menyebutkan, kendati sudah 10 tahun lebih jalan tersebut rusak parah, namun Pemprov Bali terkesan tutup mata.  Perbaikan tidak kunjung dilakukan, padahal kondisi jalan padat penduduk itu sangat membahayakan masyarakat. 

Perbekel Desa Selat, I Gusti Ngurah Oka dikonfirmasi, mengatakan,  jalan Provinsi di jalur tersebut sudah 10 tahun mengalami kerusakan. Bahkan agar kondisi jalan tidak membahayakan masyarakat, pihak  sempat penambalan  dengan beton, namun tidak bertahan lama dan kembali rusak akibat padatnya arus lalu lintas truk pengangkut material galian C. 

“Terkait kerusakan jalan ini, kami sudah pernah bersurat ke Pemprov  Bali, namun sampai sekarang belum mendapat tanggapan,” kata I Gusti Ngurah Oka. 

Dia menambahkan, jalan Provinsi di wilayah Desa Selat yang mengalami kerusakan  sekitar 1 kilometer,  mulai dari jalur perbatasan Desa Duda dengan Desa Selat sampai dengan jalur perbatasan Desa Selat dengan Desa Amertha Buana. Pihaknya berharap Pemprov Bali segera melakukan perbaikan, agar kerusakan jalan yang ada sekarang,  tidak sampai memunculkan korban jiwa. 

“Kerusakannya sudah sangat parah dan mengganggu kenyamanan warga saat melintas. Kami berharap Pemprov Bali segera melakukan perbaikan,” harapnya. 

Terpisah, Kepala Dinas PUPR Karangasem, Wedasmara, saat dikonfirmasi wartawan, mengatakan, sekitar 2 tahun lalu,  jalur tersebut sudah ada perbaikan sampai atas, tetapi saat ini kondisinya rusak lagi, terutama di bagian bawah atau hilirnya akibat beban kendaraan yang melewati jalur itu. 

“Jalur jalan Selat-Sebudi milik “Provinsi, biasanya  tiap tahun tetap ada pemeliharaan rutin. Semestinya  anggaran untuk pemeliharaan rutin sebagian diarahkan kesana,” ujar Wrdasmara. 

Wedasmara mengungkapkan, tahun ini kegiatan PU Provinsi di karangasem hanya ada 2, yaitu proyek jembatan Banges dan pembangunan rotoar Kota Amlapura. Namun demikian,  dia berharap untuk perbaikan sementara jalur jalan Duda-Selat, Selat-Sebudi  bisa didorong melalui pemeliharaan rutin jalan. 

“Kami sudah berkomunikasi dengan PUPR Provinsi Bali dan menyampaikan kerusakan jalan di depan Kantor Camat Selat dan  jalan menuju Pura Pasar Agung. Nanti akan kami komunikasikan lagi, karena dua ruas jalan itu sangat urgen untuk mendapat perbaikan,” pungkas Wedasmara. (div/tio/bfn)