Jelang Akhir Tahun, Kunjungan Wisatawan Diving ke Tulamben Menurun

jelang-akhir-tahun-kunjungan-wisatawan-diving-ke-tulamben-menurun
Sejumlah wisatawan saat melakukan aktivitas diving di perairan Pantai Tulamben, Kubu, Karangasem dan Komang Suja Instruktur Diving
banner 120x600

KARANGASEM, Balifactualnews.com—Kunjungan wisatawan manca Negara untuk melakukan aktivitas diving dan snorkeling di perairan Tulamben, Kecamatan Kubu dan perairan Amed, Kecamatan Abang danmengalami penurunan pada Desember bulan ini.

Dari data kunjungan per bulan April hingg Agustus, rata-rata kunjungan wisatawan untuk melakukan diving dan snorkeling mencapai 100 orang per hari. Kondisi tersebut berbalik kunjungan mengalami penurunan di September-Desember, hingga 40 persen atau rata-rata kunjungan wisatawan hanya 60 orang per hari.

Salah seorang Instruktur Diving asal Amed, Komang Sujana, ditemui, Kamis (15/12) mengatakan, penurunan kunjungan tersebut disebabkan musim liburan turis eropa sudah berakhir dan saat ini sudah memasuki musim penghujan.

“Wisatawan mulai ada melakukan aktivitas diving snorkeling di perairan Tulamben dan Amed sejak bolder mulai dibuka sekitar April 2022 lalu. Sejak itu, perlahan wisatawan untuk melakukan aktivitas diving dan senorkeling mulai ramai,” ungkapnya.

Bulan Agustus dan Oktober, kata Sujana menjadi puncak ramainya wisatawan melakukan diving dan snorkeling di di perairan dua kecamatan itu. Alasanya bulan Agustus hingga Desember merupakan musim liburan wisatawan.

Dia menjelaskan, biasanya bulan Desember sampai awal tahun 2023 jumlah wisatawan yang diving masih sedikit. Biasanya wisatawan kembali ramai untuk menikmati alam bawa laut Tulamber dan Amed pada bulan Mei hingga bulan Juni karena pas musim liburan.

“Tapi semua ini masuk tergantung kondisi ekonomi di 2023, kalau ekonomi global bagus, maka wisatawan yang berlibur untuk melakukan diving dan snorkeling ke Tulamben dan Amed tentu akan semakin ramai, karena objek wisata alam bawa laut Tulamben memiliki kekayaan hayati yang sangat menarik dengan legenda kapal perang Liberti masih tertanam di perairan Tulamben,” pungkasnya. (tio/bfn)