Kapolres Karangasem Apresiasi Keberadaan Satgas Anti Money Politik

 

Kapolres Karangasem AKBP Ni Nyoman Suartini SIK. MM.Tr,  menerima audiensi Satgas   Anti Money Politik Pilkada Karangasem. Sebelumnya mereka juga beraudensi  ke KPU dan Bawaslu.

KARANGASEM, Bakifactualnews.com—Kapolres Karangasem AKBP Ni Nyoman Suartini SIK, MM.Tr, sangat mengapresiasi keberadaan Satgas Anti Money Politik demi terwujudnya Pilkada Karangasem yang jujur, adil, dan transparan.  Hal itu dikatakan Kapolres, saat menerima audiensi Satgas Anti Money Politik Karangasem Santhi,  Jumat (13/11/20).

“Saya sangat mengapresiasi keberadaan Satgas Anti Money Politik,  demi terciptanya Pilkada Karangasem  transparan dan akutambel,” ucap Kapolres.

Dihadapan rombongan, yakni, Ketua Satgas I Komang Mawarjana, Sekretaris I Wayan Dana, Ida Bagus Sugata, Ida Astawa, dan Ketut Wage, Kapolres berpesan,  agar dalam menjalankan tugasnya, Satgas bisa  bersikap lebih preventif dan sesuai konteks yang ada. Bukan hanya itu, keberadaan Satgas  Anti Money Politik  juga diharapkan bisa membantu tugas kepolisian dalam menjaga suasana kondusif  Karangasem, baik menjelang pilkada, maupun saat akhir pencoblosan nanti.

“Tugas Satgas Anti Money politik  bukan untuk memperkeruh  suasana, tidak  boleh melakukan tindakan diluar konteks atau melakukan tindakan hukum. Silahkan lakukan tindakan persuasif. Kalau ada pelanggaran money politik bisa langsung dilaporkan ke petugas Gakumdu Bawaslu,” pesan Kapolres.

Sementara  itu, Ketua Satgas Anti Money  Politik Pilkada Karangasem, I Komang Mawarjana, mengatakan, pihaknya datang  menemui Kapolres,  untuk berkoordinasi  terkait apa yang meski dilakukan dalam mendukung penyelanggaraan  pelaksanaan Pilkada  9 Desember 2020 nanti, agar  bisa berjalan jujur dan adil,  tanpa adanya money politik.  Bukan hanya itu, dari koordinasi yang dilakukan, pihaknya  menjadi tahu  terhadap tugas yang harus dilakukan di lapangan apabila ditemukan adanya dugaan money politik, dan  langkah yang jalankan tidak sampai menyalahi aturan.

Mawarjana menegaskan, keberadaan Satgas  Anti Money Politik  tidak memiliki kepentingan apa-apa, tapi murni ingin membantu  aparat  penegak hukum dan penyelenggara dalam mencegah terjadinya money politik dalam Pilkada nanti.

“Kita ingin Pilkada  Karangasem mampu melahirkan sosok pemimpin yang diharapkan oleh masyarakat dan pro dengan rakyat, bukan pemimpin yang terlahir dari praktik money politik,”ucap Mawarjana.

Sebelumnya Satgas Anti Money Politik juga beraudiensi dengan KPU Karangasem dan Bawaslu.  Tujuan mereka sama, yakni  berkoordinasi terkait tugas-tugas yang akan dilaksanakan nanti  agar tidak bertentangan dengan undang-undang.  (ger/tio/bfn)